Sabtu, 25 April 2026

Berita Batang

Hanya untuk Buruh dan Petani Tembakau di Batang, Ada BLT Masing-masing Rp1,2 Juta

Buruh rokok dan petani tembakau di Batang dapat BLT masing-masing Rp1,2 juta. Cair dalam dua tahap.

Penulis: dina indriani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DISKOMINFO BATANG
BANTUAN TUNAI - Buruh pabrik rokok dan petani tembakau di Batang menerima bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025. Ada 2.020 buruh dan petani yang menerima bantuan, masing-masing Rp1,2 juta yang cair dua periode. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG – sebanyak 2.020 buruh pabrik rokok dan petani tembakau di Kabupaten Batang menerima bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025.

Setiap orang menerima BLT Rp1,2 juta yang dicairkan dalam dua tahap.

Pencairan bantuan ini berlangsung mulai hari ini, Rabu (16/7/2025) hingga Selasa (23/7/2025).

Pencairan bantuan dipusatkan di empat titik lokasi yakni, di Pabrik MPS Tulis, Kecamatan Reban, Bawang, dan Tersono.

Baca juga: 22.500 Pelajar di Batang Dapat Seragam Gratis, Penjahit Kecipratan Rezeki

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Batang, Willopo menjelaskan, bantuan ini bertujuan untuk meringankan kebutuhan hidup para pekerja sektor tembakau dan sekaligus memberikan motivasi agar tetap produktif.

"Total penerima sebanyak 2.020 orang, dengan anggaran keseluruhan mencapai Rp2.424.000.000."

"Setiap penerima akan mendapatkan Rp1,2 juta yang dibagi dalam dua tahap, masing-masing (tahap) Rp600 ribu," terangnya.

Penyaluran dilakukan secara non-tunai melalui virtual account yang bekerja sama dengan Bank Jateng.

Hal ini guna memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan aman hingga diterima langsung penerima manfaat.

Willopo menegaskan bahwa program ini dikhususkan bagi pekerja asli Kabupaten Batang. 

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Pajero Sport di Tol Semarang-Batang, 3 Orang Tewas

Penerima dari luar daerah akan ditangani pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

"Kami berharap, bantuan ini mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat serta memperkuat sektor tembakau sebagai penopang ekonomi lokal," harapnya.

Nurhasanah (35), seorang buruh pabrik rokok di Batang, mengaku senang dan bersyukur mendapat bantuan uang tunai tersebut. 

Ia berencana menggunakan dana BLT tersebut untuk kebutuhan keluarga.

"Bisa buat beli beras dan susu anak. Mudah-mudahan, setiap tahun ada program semacam ini," harapnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved