Berita Banyumas
Angka Stunting Banyumas Turun tapi Bupati Sadewo Sentil Perguruan Tinggi yang Belum Berpartisipasi
Angka stunting di Banyumas menurun dua tahun terakhir. Namun, Bupati Sadewo mengeluhkan rendahnya partisipasi perguruan tinggi.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Apabila mengikuti skema Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), alokasi anggaran per anak mencapai Rp2,7 juta untuk 6 bulan.
Maka, komitmen Bupati Sadewo diperkirakan bernilai Rp13,5 juta per bulan, atau Rp81 juta selama enam bulan.
Gerakan Genting menjadi satu di antara program unggulan Kabupaten Banyumas dalam menurunkan stunting.
Pendekatannya bukan hanya bersifat bantuan langsung tetapi juga menyasar perubahan pola asuh, edukasi gizi, dan intervensi dini terhadap keluarga berisiko tinggi.
Perbedaan Metode Survei
Dalam forum tersebut, Sadewo juga mengkritisi perbedaan metode survei dalam pengukuran stunting.
Menurutnya, pendekatan yang berbeda bisa menghasilkan data yang membingungkan publik.
"Kalau surveinya hanya berdasarkan tinggi badan, ya belum tentu itu stunting. Bisa saja cebol tapi gizinya cukup."
"Jadi, kita tetap rujuk pada data Kementerian Kesehatan, yang saat ini menyebut angka stunting Banyumas di 19,6 persen," katanya.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Banyumas, Krisianto menambahkan, subjektivitas tim survei dan kualitas pendampingan di lapangan menjadi faktor yang turut memengaruhi hasil.
"Tim pendamping keluarga apakah benar turun ke lapangan? Apakah pola asuhnya diamati secara menyeluruh? Ini semua memengaruhi hasil akhir."
"Tapi, ada juga desa yang justru punya inovasi sendiri," katanya. (*)
| Retribusi di Jalur Baturraden-Purbalingga Digugat ke Pengadilan: Kami Hanya Melintas, Kenapa Bayar? |
|
|---|
| Bikin Resah, Jalur Ajibarang-Pekuncen Banyumas Disebut Meminta Tumbal. Warga Gelar Doa Bersama |
|
|---|
| BNNK Banyumas Edukasi Petugas Lapas Narkotika Purwokerto Awasi Obat-obatan Warga Binaan |
|
|---|
| Stasiun Kutoarjo Kian Sibuk, Volume Penumpang Tembus 116 Ribu per Bulan pada 2026 |
|
|---|
| Kebakaran Tengah Malam Hanguskan Kantin dan Pos Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Purwokerto |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/15072025-rembuk-stunting-banyumas-bupati-banyumas-sadewo.jpg)