Berita Jateng
Trans Semarang Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas, Kepala BLU Sampaikan Maaf
Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut dan menyatakan duka mendalam kepada keluarga
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: khoirul muzaki
Dia meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka serius pada bagian perut, tangan, dan kaki.
Kasubnit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita Chandra, menyampaikan peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.
Saat itu, korban sedang menyeberang dari arah barat ke timur tepat di dekat bundaran Blok Z.
"Diduga karena kurang waspada, sopir mikrobus tidak melihat ada pejalan kaki yang sedang menyeberang," ujarnya dalam keterangan resmi.
Kendaraan yang terlibat adalah Isuzu Microbus Feeder warna merah tahun 2021. Saat kejadian, mikrobus datang dari arah utara (Klipang Golf) menuju selatan, lalu memutar balik ke arah utara di bundaran.
Korban langsung dievakuasi ke RSUD KRMT Wongsonegoro Kota Semarang. Sementara itu, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi.
"Kasus ini sedang kami tangani untuk pendalaman lebih lanjut," imbuh Iptu Novita.
Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pejalan kaki di kawasan padat kendaraan seperti Tembalang.
Polisi mengimbau para pengendara untuk lebih berhati-hati, terutama saat berada di area pemukiman dan tempat ibadah yang banyak dilalui warga. (Rad)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/BRT-Trans-Semarang-berhenti-di-shelter-Simpanglima-Kota-Semarang.jpg)