Minggu, 19 April 2026

Berita Nasional

Gaji Bakal Naik Besar, Hakim yang Suka Karaoke dan Dugem Harus Siap Dilengserkan dari Jabatan

Ketua MA Sunarto mengancam mencopot hakim yang menerima suap dan melengserkan dari jabatan hakim yang hobi karaoke.

Editor: rika irawati
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
DILANTIK - Hakim Agung Sunarto menghadiri pengucapan sumpah di Istana Negara, Jakarta, Senin (3/4/2023). Sunarto yang merupakan Ketua Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia periode 2024-2029 siap mencopot hakim yang menerima suap, meski hanya Rp100 ribu dan melengserkan hakim yang hobi karaoke dan dugem. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto siap mencopot hakim di Indonesia yang kedapatan menerima suap meski hanya Rp100 ribu.

Dia juga memastikan, hakim yang memiliki kebiasaan karaoke dan masuk dunia gemerlap (dugem) tak memiliki jabatan panjang.

Peringatan ini disampaikan Sunarto dalam acara pembinaan bagi hakim di Hotel Mercure, Jakarta Pusat, Jumat (13/6/2025).

Pernyataan ini sekaligus peringatan di tengah rencana  Presiden Prabowo Subianto menaikkan gaji hakim hingga 280 persen.

"Saudara-saudara perlu mengingat, sekali saja saudara terjerumus melakukan pelayanan transaksional maka ibarat meminum air laut. Semakin diminum, semakin haus," kata Sunarto.

"Apalagi Rp1 juta, Rp100 juta. Rp100 ribu saja saya copot jabatannya, saya nonpalu-kan."

"Ini bukan ancaman tapi ini dalam rangka menjaga martabat dan kehormatan saudara-saudara!" kata Sunarto.

Baca juga: Sosok Ali Muhtarom Hakim asal Jepara Sembunyikan Uang Rp 5,5 Miliar di Bawah Kasur

Sunarto mengatakan, penting bagi hakim untuk menjaga integritas mereka dalam menjalankan tugas, termasuk dalam kehidupan pribadi di luar persidangan.

Ia menegaskan, ketika seseorang telah memilih menjadi hakim maka harus membatasi diri dalam banyak hal, termasuk aktivitas hiburan.

"Kalau Saudara bebas, mau ke karaoke, mau ke diskotek, silakan. Tapi usia jabatan saudara insyaallah tidak akan panjang," kata Sunarto.

Sunarto juga meminta hakim tidak mempermainkan keputusannya sendiri demi kepentingan pribadi atau uang.

"Saya minta tolong, renungkan baik-baik ini. Saudara hormati jabatan saudara. Jangan gadaikan jabatan saudara hanya dengan ukuran dolar maupun rupiah," ucapnya.

Jabatan hakim, kata Sunarto, bukan sekadar profesi melainkan amanah besar dari negara dan masyarakat.

"Karena saudara sebagai wakil Tuhan menjadi tumpuan masyarakat banyak," ujar dia.

Sebar Pengawas Misterius

Untuk menjaga instansi yang dipimpinnya, Sunarto bakal mengirim pengawas rahasia atau mystery chopper guna mengawasi kinerja hakim dalam berbagai aspek di lingkungan pengadilan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved