Rabu, 29 April 2026

Berita Solo

Jokowi Bukan Mengalami Steven Johnson Syndrome, Ajudan Ungkap Alergi Kulit yang Dialami

Mantan Presiden Jokowi dikabarkan mengalami penyakit langka Steven Johnson Syndrome. Namun, ajudan mengungkap, Jokowi sakit kulit biasa.

Tayang:
Editor: rika irawati
KOLASE TIKTOK DAN TRIBUNSOLO
SAKIT KULIT - Mantan Presiden Jokowi terlihat mengalami ruam pada wajah dan leher saat menemui rekan seangkatan SMA nya, di Sumber, Solo, Rabu (28/6/2025). Ajudan Jokowi membantah Jokowi terkena penyakit Steven Johnson Syndrome melainkan alergi kulit sepulang dari Vatikan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan mengalami penyakit langka, Steven Johnson Syndrome.

Kabar ini merebak di media sosial setelah Jokowi tampil dengan ruam di wajah dan kulit, terutama saat menemui rekan seangkatan SMA nya, di Sumber, Solo, Rabu (28/6/2025).

Akibat sakit kulit ini, bahkan Jokowi diisukan harus dilarikakn ke rumah sakit di Jepang.

Baca juga: Ijazah Jokowi di SMA 6 Solo Ditunjukkan di Sidang, Dibandingkan dengan Alumni Seangkatan, Miripkah?

Namun, kabar Jokowi sakit kulit karena Steven Johnson Syndrome dibantah ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah.

Menurut Syarif, ruam di wajah dan leher Jokowi adalah alergi kulit biasa.

Syarif mengatakan, alergi kulit itu terjadi karena perubahan cuaca selepas Jokowi pulang dari Vatikan, menghadiri pemakaman Paus Fransiscus.

Seperti diketahui, Jokowi berangkat ke Vatikan bersama rombongan utusan Presiden Prabowo untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiscus di Basilika Santo Petrus, Vatikan, 26 April 2025 lalu.

"Bapak saat ini sedang pemulihan dari alergi kulit pasca pulang dari Vatikan. Tapi, secara fisik, fit banget."

"Mungkin cuaca ya, di Vatikan, penyesuaian pulang ke Indonesia. Beberapa hari setelah itu, baru muncul alerginya," ungkap Syarif saat ditemui Kamis (5/6/2025).

Syarif mengatakan, Jokowi telah ditangani dokter.

"Nggak langsung (muncul). Sudah (ditangani dokter)."

"Nggak. Hoaks itu. Nggak benar (Soal Steven Johnson Syndrome dan dilarikan ke Jepang). Alergi kulit biasa. Enggak (autoimun)," jelasnya.

Kondisi Terkini

Syarif pun mengungkapkan kondisi Jokowi membaik.

Bahkan, Jokowi sempat sepedaan dan tidak mengalami gejala lain.

"Kondisi sudah mulai membaik. Minggu kemarin sepedaan car free day. Hanya saja, mungkin alergi muncul di kulit beliau. Enggak ada ngerasain panas demam. Hanya alergi biasa," jelasnya.

Baca juga: Elite PPP Sudah Lobi Jokowi Jadi Ketua Umum?

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved