Kamis, 30 April 2026

Berita Semarang

Motor Tabrak Kuda Wisata Hingga Tewas di Bandungan Semarang, Pemotor Terpental 20 Meter

Kuda wisata mati setelah ditabrak motor di kawasan Alun-alun Bandungan, Kabupaten Semarang, Jumat siang. Sementara pemotor terpental hingga 20 meter.

Tayang:
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/REZA GUSTAV
TUNTUN KUDA – Pemilik kuda wisata menuntun kudanya di kawasan Alun-alun Bandungan, Kabupaten Semarang, Jumat (30/5/2025). Kepadatan lalu lintas membuat pelaku usaha kuda wisata waswas. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN – Tabrakan motor dan kuda wisata terjadi di kawasan Alun-alun Bandungan, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jumat (30/5/2025) siang. 

Kejadian ini mengakibatkan kuda wisata tersebut tewas di tempat, sementara pemotor terluka setelah terpental hingga 20 meter.

Kecelakaan lalu lintas ini terjadi tepatnya di Jalan Veteran.

Saat itu, motor Honda Vario 150 bernomor polisi K 3597 AGC melaju dari arah Jalan Gintungan Utara. 

Diduga, motor mengalami rem blong saat menuruni jalur curam di jalur tersebut sehingga kehilangan kendali dan menabrak kuda yang sedang dinaiki wisatawan.

"Dari atas sudah kencang, lalu sampai alun-alun tiba-tiba 'bresss' menabrak kuda." 

"Motornya terpental jauh, kudanya langsung mati di tempat," kata Mujiono (59), juru parkir yang menyaksikan kejadian.

Baca juga: Viral Pernikahan di Ungaran Souvenirnya Sayuran dan Bibit Tanaman

Menurutnya, tabrakan itu mengakibatkan bagian depan motor ringsek parah. 

Seluruh fairing depan terlepas karena mengalami benturan keras.

Ilham (18), warga Jepara, yang mengendarai motor, dan seorang penumpang, mengalami luka serius sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. 

Wisatawan yang menunggangi kuda juga dilaporkan mengalami luka.

Polisi telah mengevakuasi kendaraan dan bangkai kuda dari lokasi. 

Ambulans dari tim medis segera mengevakuasi korban luka untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Kuda yang ditabrak diketahui milik Mundayin (63), seorang penyedia jasa kuda wisata

Khawatir Wisatawan Trun

Paidi (44), rekan sesama penyedia kuda wisata mengaku prihatin dan berharap ada perhatian dari pihak berwenang terkait kejadian ini.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved