Minggu, 26 April 2026

Berita Viral

Guru Jambi Lega! Jembatan Rusak yang Bikin Viral Akhirnya Diperbaiki

Jembatan gantung di Merangin, Jambi, akhirnya diperbaiki setelah viralnya guru nekat menyeberang. Bupati klaim ada jalur alternatif.

DOKUMENTASI WARGA
LEWATI JEMBATAN: Jembatan gantung di Merangin, Jambi, akhirnya diperbaiki setelah viralnya guru nekat menyeberang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAMBI – Jembatan gantung penghubung Desa Simpang Limbur dan Desa Limbur Merangin, Kabupaten Merangin, resmi diperbaiki dan bisa dilintasi sejak Minggu (18/5/2025).

Perbaikan ini mengakhiri perjuangan guru-guru yang sebelumnya harus mempertaruhkan nyawa menyeberangi jembatan rusak untuk mengajar.

Kepala SDN 117 Abdullah Hadi memastikan akses jembatan telah pulih.

lihat fotoSUDAH DIPERBAIKI: Kondisi jembatan penghubung Desa Simpang Limbur dan Desa Limbur Merangin, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi yang rampung diperbiki pada Minggu (18/5/2025). Setelah viral akibat rusak, jembatan ini akhirnya bisa dilintasi.
SUDAH DIPERBAIKI: Kondisi jembatan penghubung Desa Simpang Limbur dan Desa Limbur Merangin, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi yang rampung diperbiki pada Minggu (18/5/2025). Setelah viral akibat rusak, jembatan ini akhirnya bisa dilintasi.

Baca juga: Setahun Menganggur! Nasib Jembatan Rusak di Banyumas Akhirnya Diperhatikan

"Sudah bisa dilalui sejak Minggu sore," ujarnya via pesan WhatsApp, Selasa (20/5/2025).

Kepastian ini muncul setelah video viral guru-guru menyeberangi jembatan rusak untuk mengantar soal ujian.

Salah satu guru, Risma, menegaskan aksinya murni demi tugas.

"Kami hanya ingin siswa ujian tepat waktu," tegasnya, Jumat (16/5/2025).

Bupati Merangin M Syukur menyebut perbaikan jembatan sebesar Rp200 juta dari Dana Desa ditargetkan selesai dalam 10 hari.

"Ada jalur alternatif yang bisa dilalui mobil," klaimnya, Kamis (15/5/2025).

Klaim ini dibantah Risma.

"Jalur alternatifnya rusak parah, terutama saat hujan. Bapak datang saja lihat sendiri," tantangnya.

Ia menggambarkan kondisi jalan berlumpur dengan genangan air mencapai 1 meter.

Syukur menduga insiden terjadi karena guru datang sebelum tukang perbaikan tiba.

"Mereka tidak baca pengumuman jembatan sedang direnovasi," tambahnya.

Risma juga mengaku sempat diminta klarifikasi oleh pihak tak dikenal.

"Katanya dari media, tapi saya tidak tahu identitasnya," ujarnya.

Pemerintah setempat memastikan jembatan kini aman digunakan.

Upaya perbaikan telah rampung sesuai jadwal.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved