Kamis, 23 April 2026

Banjir Demak Semakin Parah, Warga Bertahan Meski Air Capai Pinggang!

Banjir akibat tanggul jebol di Demak belum surut, air capai 1 meter, ribuan rumah dan sawah terendam, warga belum dapat bantuan.

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM/ REZANDA AKBAR
BANJIR DEMAK: Banjir akibat tanggul jebol di Demak belum surut, air capai 1 meter, ribuan rumah dan sawah terendam, warga belum dapat bantuan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, DEMAK - Hujan deras dan tanggul Sungai Tuntang yang jebol membuat Desa Kembangan dan Karangrejo di Kecamatan Bonang terendam banjir.

Air terus mengalir ke permukiman, membuat debit air semakin naik.

Warga seperti Rukadi dan Maridi harus bertahan meski air sudah mencapai pinggang orang dewasa.

Baca juga: Banjir Belum Surut di Sukorejo Grobogan, 390 Rumah Terendam Sejak Jumat!

“Semalam air masuk rumah sekitar 50 sentimeter, sekarang malah naik,” kata Rukadi, Senin (19/5/2025).

Sebagian warga mengungsi ke rumah kerabat, lainnya tetap bertahan di rumah yang terendam air.

Rukadi sendiri memilih mengungsi ke rumah mertuanya karena rumah sudah digenangi air.

“Motor dan mobil enggak bisa keluar. Jalan masih tergenang,” imbuhnya.

Maridi, warga lain, menyebut air di dekat rumahnya setinggi 70 sentimeter.

“Di ujung desa bisa sampai satu meter, banyak rumah terendam,” ujarnya.

Banjir disebabkan oleh empat titik tanggul Sungai Tuntang yang jebol sejak Selasa (19/5/2025).

Air terus mengalir masuk ke desa-desa, memperparah kondisi banjir.

Sampai saat ini, warga mengaku belum menerima bantuan dari pihak manapun.

“Belum ada bantuan, warga bertahan sebisanya,” kata Maridi prihatin.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan menangani banjir dan memperbaiki tanggul jebol.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Demak, Suprapto, membenarkan tanggul tak kuat menahan tekanan air.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved