Haji 2025

10 Calon Haji Embarkasi Solo Dipulangkan ke Daerah Asal, Dinyatakan Tak Layak Terbang akibat Sakit

Tujuh jemaah calon haji 2025 dari Embarkasi Solo dipulangkan ke daerah asal karena dinilai tak layak terbang akibat kondisi kesehatan.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/AGUS ISWADI
ILUSTRASI JEMAAH CALON HAJI - Petugas membantu lansia jemaah calon haji kloter pertama dari Purbalingga yang tiba di Gedung Jeddah Asrama Haji Donohudan Boyolali, Kamis (1/5/2025) pagi. Sebanyak 10 jemaah calon haji dari Embarkasi Solo dipulangkan ke daerah asal lantaran alasan kesehatan. Mereka terdiri dari tujuh jemaah yang dinyatakan tak layak terbang dan tiga pendamping. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Tujuh jemaah calon haji 2025 dari Embarkasi Solo dipulangkan ke daerah asal lantaran alasan kesehatan.

Keberangkatan mereka bersama tiga pendamping ditunda, menunggu kondisi kesehatan mereka membaik sehingga dinyatakan layak terbang.

Kasubbag Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Gentur Rachma Indriadi mengatakan, 10 jemaah tersebut berasal dari kelompok terbang (kloter) 9, Kloter 14, Kloter 20, dan Kloter 22.

"Berdasarkan data dari kesehatan, ada 10 jemaah yang tertunda keberangkatannya dan kembali ke daerah," kata Gentur di Embarkasi Solo, Jawa Tengah, Rabu (7/5/2025).

Baca juga: Dua Calon Jemaah Haji asal Banyumas Sakit, Terlambat Tiba di Tanah Suci

Gentur merinci, enam jemaah tidak lolos pada pemeriksaan kesehatan tahap ketiga.

Sementara, satu orang memiliki riwayat sakit ginjal.

Dan, tiga orang lain merupakan pendamping jemaah haji yang sakit tersebut sehingga turut dipulangkan.

"Jemaah dan pendampingnya sudah kembali ke daerah masing-masing," ungkap Gentur.

Menurut Gentur, jemaah calon haji tersebut berpotensi berangkat haji di musim ini jika kondisi kesehatan mereka membaik dan dinyatakan layak terbang ke Tanah Suci.

Selama di daerah masing-masing, kondisi kesehatan mereka tetap dipantau.

"Jadi, dari 7 jemaah yang tertunda karena alasan kesehatan, mereka kembali ke daerah. Kami melakukan upaya kesehatan dan berharap kondisi mereka membaik," kata dia.

"Jika membaik dalam waktu yang cepat, kami akan berkoordinasi dengan PPIH. Setelah mereka kembali ke sini dan hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan bahwa mereka lolos, kami akan menyiapkan keberangkatan mereka," jelas Gentur.

Baca juga: Jemaah Haji Purbalingga laporkan Kondisi Kekinian di Madinah, Cuaca Sedang Panas

Namun, jika kondisi kesehatan mereka tak membaik, kata Gentur, karena alasan standar kelayakan terbang, mereka tidak dapat berangkat haji 2025 dan akan masuk ke daftar haji berikutnya.

Berangkatkan 23 Kloter

Sementara, berdasarkan data PPIH Embarkasi Solo per 7 Mei, jumlah jemaah calon haji yang telah diterbangkan ke Tanah Suci mencapai 23 kloter dengan total 8.275 orang.

Sementara itu, jumlah jemaah calon haji yang masuk ke Embarkasi Solo sebanyak 25 kloter dengan total 9.023 orang.

Dalam laporan tersebut juga tercatat satu calon jemaah haji meninggal dunia dan 8 orang mengalami sakit. (Kompas.com/Labib Zamani)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "23 Kloter Sudah Terbang, 10 Calon Haji Embarkasi Solo Ditunda karena Sakit".

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved