Kamis, 14 Mei 2026

Berita Cilacap

Ngeri Angin Puting Beliung Hancurkan Ratusan Rumah hingga Gedung Perkantoran di Cilacap

Akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi di Kecamatan Bantarsari, Cilacap pada Kamis (10/4/2025) siang menyebabkan ratusan bangunan rusak.

Tayang:
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: khoirul muzaki
Ist. Camat Bantarsari
RUMAH RUSAK - Kondisi rumah warga di Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap yang rusak usai diterjang angin kencang saat hujan deras pada Kamis (10/4/2025) siang kemarin. Atas kejadian itu ratusan rumah warga dan sejumlah bangunan rusak. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi di Kecamatan Bantarsari, Cilacap pada Kamis (10/4/2025) siang menyebabkan ratusan bangunan rusak.


Ratusan bangunan yang rusak itu berada di lima desa yakni desa Kamulyan, Bantarsari, Binangun, Rawajaya dan Bulaksari.


Akibatnya 11 jiwa dari 3 KK terpaksa harus mengungsi lantaran kondisi rumah yang ditempati rusak.


Camat Bantarsari Hari Winarno saat dihubungi menyebut, total ada 231 bangunan yang rusak yang terdiri atas rumah warga serta gedung dan perkantoran.


Rata-rata ratusan bangunan itu mengalami kerusakan pada bagian atap.


"Sebagian besar bangunan yang merupakan rumah milik warga, sisanya ada bangunan perkantoran, gedung dan musala," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (11/4/2025).


Rincian bangunan yang rusak yakni terdiri atas 225 rumah warga dan 6 bangunan gedung serta perkantoran.


Dari 225 rumah warga yang rusak, 156 unit rumah diantaraya alami rusak ringan, 41 unit rusak sedang dan 28 unit rumah rusak berat.


Sedangkan 6 bangunan lainnya yang rusak terdiri atas kantor Kecamatan Bantarsari yang alami kerusakan sedang, kantin sekolah rusak sedang dan kantin PKK desa Bantarsari yang alami rusak ringan.


"Selain itu ada dua unit musala yang alami rusak sedang serta GOR dan pasar desa yang rusak berat," tambah Hari.


Disampaikan Hari bahwasanya akibat bencana angin kencang kemarin, Desa Bulaksari menjadi desa yang terdampak paling parah dengan total kerusakan 94 bangunan.


Atas bencana tersebut, petugas menaksir total kerugian material yang dialami warga di lima desa tersebut sebanyak Rp254.200.000.


"Berdasarkan hasil pendataan petugas di lapangan kerugian material yang dialami akibat bencana angin kencang berkisar 254 juta rupiah," kata Hari.

Baca juga: Penerbangan di Bandara Jenderal Ahmad Yani Ketambahan Dua Rute Baru Jambi dan Pangkalpinang


Adapun bencana angin kencang yang menerjang lima desa di Kecamatan Bantarsari itu terjadi pada pukul 13.45 WIB.


Saat kejadian kata Hari, wilayah Kecamatan Bantarsari sedang dilanda hujan deras yang terjadi sejak pukul 13.00 hingga pukul 14.30 WIB.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved