Berita Purbalingga
Wabup Purbalingga Pimpin Panen Raya Padi di Kemangkon, Target Produksi Capai 77 Ton Perhari
Dalam upaya mendukung program swasembada pangan nasional, pemerintah Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan Panen Raya di Desa Gambarsari, Kemangkon
Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Dalam upaya mendukung program swasembada pangan nasional, pemerintah Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan Panen Raya di Desa Gambarsari, Kecamatan Kemangkon, pada Senin (7/4/2025).
Kegiatan ini disaksikan langsung oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Purbalingga yang juga turut langsung terlibat dalam proses panen, menggunakan alat mesin (alsintan) combine harvester.
Selain itu Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani turut memimpin jalannya kegiatan panen ini secara simbolis dengan mengemudikan Combine Harvester di tengah hamparan sawah.
Baca juga: Presiden dan Bupati Banyumas Panen Raya Padi di Kemiri Sumpiuh
Dari panen simbolis tersebut, dikumpulkan tiga karung gabah kering panen yang masing-masing memiliki berat satu kuintal.
Gabah yang dipanen sendiri merupakan varietas Inpari Nutri Zinc, dan usai dipanen gabah tersebut langsung ditebus oleh Perum Bulog Cabang Banyumas dengan harga 6.500 rupiah perkilogram kepada para petani pemilik lahan.
Pada sambutannya, Wabup Dimas mengungkapkan rasa kagumnya terhadap kehadiran mesin Combine Harvester yang merupakan bantuan dari Kementrian Pertanian atau Kementan yang dinilainya sangat membantu dalam percepatan dan efisiensi proses panen.
"Tadi saya juga mencoba mengoperasikannya, walaupun masih perlu penyesuaian."
"Tapi saya sempat berbincang dengan petani dan mereka merasa terbantu."
"Panen jadi lebih optimal dan efisien," katanya dalam keterangan resmi yang diterima TribunBanyumas.com pada Selasa (8/4/2025).
Ia juga menyampaikan meskipun saat ini Purbalingga masih surplus sekitar 1.000 ton gabah, upaya peningkatan produksi tetap harus terus dilakukan.
Baca juga: Bulog Banyumas Pastikan Gabah Kering Panen Dijual Rp6.500 Per Kilo, Bupati: Petani Jangan Nakal
Ia pun mengajak para petani dengan arahan dari Presiden RI yang ingin membangun Indonesia dari sektor pertanian, khususnya dari desa.
"Kita di desa punya lahan dan potensi."
"Kebutuhan pangan besar adanya di kota, tapi lahan tidak ada disana.
Ini menjadi kesempatan kita untuk menang dan berjaya di sektor pangan," ungkapnya.
Baca juga: Bupati Lilis Nuryani Panen Padi Sistem Corporate Farming di Gombong Kebumen
Wabup Dimas menargetkan pula agar indeks pertanaman (IP) di Kabupaten Purbalingga yang saat ini masih di angka 1,8 bisa ditingkatkan menjadi dua hingga tiga kali panen dalam satu tahun.
| Jembatan Gantung Langkap-Kramat Purbalingga Segera Dibangun, Ditarget Rampung Oktober 2026 |
|
|---|
| Datang dari Aceh Langsung Jualan Obat Ilegal di Purbalingga, Pemuda 23 Tahun Ditangkap Polisi |
|
|---|
| Ditemukan Tak Bergerak di Lahan Kosong, Remaja di Mrebet Purbalingga Ternyata Mabuk Kecubung |
|
|---|
| Warga Karangpucung Banyumas Ditangkap saat Edarkan Sabu di Purbalingga, Dapat Upah Hingga Rp2,5 Juta |
|
|---|
| Purbalingga Sepi, Buruh Pilih Senam dan Jalan Sehat Peringati Hari Buruh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/08042025-wabup-purbalingga-panen-raya.jpg)