Kamis, 9 April 2026

Berita Bisnis

Harga Kelapa Melambung, Diperkirakan Bertahan Hingga Iduladha. Distributor Sulit Dapat Pasokan

Harga kelapa di tingkat distributor di Kota Semarang, selama libur Lebaran ini mencapai Rp10 ribu per buah.

Penulis: hermawan Endra | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/HERMAWAN ENDRA
SIAP JUAL - Persediaan kelapa di pedagang asal Desa Lemahjaya, Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara. Harga jual kelapa mulai mahal, dua pekan terakhir, dari harga Rp7 ribu menkadi Rp10ribu per buah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Harga kelapa di tingkat distributor di Kota Semarang, selama libur Lebaran ini mencapai Rp10 ribu per buah.

Harga tersebut diprediksi bertahan atau bahkan meningkat hingga Iduladha nanti.

Sarno, pedagang kelapa asal Banjarnegara mengatakan, kenaikan harga itu dipicu tingginya permintaan selama libur Lebaran.

Sebelumnya, harga kelapa di pasaran mencapai Rp7 ribu per buah.

"Sekarang kelapa lagi langka," kata pria asal Desa Lemahjaya, Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara, Kamis (3/4/2025).

Baca juga: Harga Bawang Merah dan Daging Sapi di Majenang Cilacap Tinggi Jelang Lebaran, Warga: Asal Barang Ada

Dijelaskannya, kenaikan harga kelapa mulai dirasakan sejak dua bulan terakhir.

Penyebabnya, karena permintaan kelapa yang meningkat saat Lebaran.

Selain itu, cukup banyak masyarakat yang menggelar hajatan beberapa hari terakhir.

Sarno memperkirakan, tingginya harga kelapa ini akan terjadi hingga Iduladha.

Memasuki Sura dan Sapar, penaggalan Jawa, harga kelapa diprediksi kembali normal.

Di hari biasa, Sarno bisa menjual kelapa 2.000 hingga 2.500 biji kelapa ke berbagai daerah, seperti Pekalongan. 

Baca juga: Harga BBM Pertamina per 1 April 2025, Pertamax dan Dex Series Turun

Namun, saat ini, untuk mendapatkan kelapa cukup susah.

"Sekarang bisa kirim 1.000 biji sudah paling mentok. Sekarang, nyari 500 biji kelapa aja susah."

"Biasanya, setiap hari kirim barang, sekarang seminggu dua sampai tiga kali saja," ujarnya.

Selain mengandalkan kebun pribadi, Sarno juga mendapat pasokan kelapa dari pengepul.

"Kadang metik sendiri, kadang ambil pengepul. Harga di pengepul sudah Rp7.000 jadi saya jualnya Rp10 ribu, biasanya Rp5.000 per biji," ujarnya. (*)

 

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved