Berita Jateng
Petaka Jelang Lebaran, 2 Warga Grobogan Hirup Gas Beracun hingga Pingsan di Sumur
Bermaksud membersihkan air sumur sebelum Hari Raya Idul Fitri dengan cara dikuras, mereka berdua justru nyaris meregang nyawa
Penulis: Fachri Sakti N | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, GROBOGAN- Nasib sial dialami Alip Suwito (34) dan Sukarli (43) warga Desa Kalisari dan Desa Tanjungrejo, Kradenan, Grobogan, Jumat (28/3/2025).
Bermaksud membersihkan air sumur sebelum Hari Raya Idul Fitri dengan cara dikuras, mereka berdua justru nyaris meregang nyawa karena menghirup gas beracun di dalam sumur.
Kejadian ini bermula saat Sukarli yang beralamat di Desa Tanjungrejo, Wirosari, ingin menguras sumurnya.
Ia lantas meminta bantuan dari Alip warga Desa Kalisari yang kebetulan sedang berkunjung ke rumah orangtuanya di Tanjungrejo yang merupakan tetangga dari Sukarli.
Keduanya sepakat untuk menaruh mesin pompa di dalam sumut untuk menyedot air keluar.
“Sumur dengan kedalaman 9 meter tersebut akan dikuras menggunakan mesin penyedot air,” kata AKP Danang Esanto, Kasi Humas Polres Grobogan, Jumat (28/3/2025).
Menggunakan anak tangga, satu per satu dari mereka kemudian masuk ke dalam sumur.
Setelah mesin penyedot air berhasil ditaruh di dalam sumur, Sukarli kemudian menaiki anak tangga untuk keluar dari sumur.
Saat sampai di atas, ia melihat Alip yang masih berada di dalam sumur dalam kondisi kehilangan kesadaran.
Melihat hal itu, Sukarli pun berniat turun kembali ke dalam sumur untuk memberikan pertolongan pada Alip.
Baca juga: Pasar Ramai Bikin Pedagang di Bobotsari Pingsan, Polisi Sampai Turun Tangan
“Setelah turun ke dalam sumur, Sukarli juga mengalami kehilangan kesadaran,” imbuh Danang Esanto.
Sriyadi (41), seorang warga yang berada di lokasi kejadian kemudian juga berniat memberikan pertolongan pada kedua korban yang masih berada di dalam sumur.
Namun karena takut, ia kemudian hanya memberikan pertolongan dengan cara memberikan bantuan oksigen menggunakan kipas angin yang diarahkan ke dalam sumur.
Kejadian tersebut, kemudian dilaporkan ke Polsek Wirosari Polres Grobogan dan diteruskan ke BPBD serta Damkar.
"Setelah mendapat laporan, petugas langsung menuju ke lokasi bersama tim BPBD untuk melakukan evakuasi,” ujar Kasi Humas Polres Grobogan.
“Kedua korban dalam keadaan selamat, kemudian dibawa ke RSUD Ki Ageng Selo Wirosari untuk mendapatkan perawatan," imbuhnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.