Jumat, 8 Mei 2026

Berita Banyumas

Pengelolaan Objek Wisata Baturraden Diambil Pemkab Banyumas, Bupati: Agar Masuk Kas Daerah

Lokawisata Baturraden yang sempat diserahkan pengelolaanya kepada Badan Layanan Umum Daera (BLUD) kini dikembalikan lagi ke Pemkab Banyumas.

Tayang:
Permata Putra Sejati/TribunBanyumas.com
LOKAWISATA BATURRADEN, Dokumentasi suasana wisata Baturraden saat libur lebaran yang sangat dipadati pengunjung, Minggu (24/4/2024). Lokawisata Baturraden yang sempat diserahkan pengelolaanya kepada Badan Layanan Umum Daera (BLUD) kini dikembalikan lagi ke Pemkab Banyumas. Tribunbanyumas.com/Permata Putra Sejati 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Lokawisata Baturraden yang sempat diserahkan pengelolaanya kepada Badan Layanan Umum Daera (BLUD) kini dikembalikan lagi ke Pemkab Banyumas.

Kepastian kembalinya Baturraden dikelola oleh Pemkab disampaikan oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, Jumat (28/3/2025) saat berbincang dengan awak media.

Kemungkinannya Lokawisata Baturraden akan dikembalikan sebagai Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPT) dan bergabung dengan UPTD Purwomas.

Baca juga: Wisatawan Ditarik Parkir Ganda di Wanawisata Baturraden, Tiket Rp 25 Ribu Parkir Rp 10 Ribu

Sadewo mengatakan sebenarnya BLUD bekerja cukup bagus.

Akan tetapi semangat awal adanya BLUD adalah untuk membantu pemerintah Kabupaten Banyumas secara profesional mengangsur dana pinjam proyek Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Terutama agar bisa minimal mengurangi beban APBD.

Dalam perjalanannya Lokawisata Baturaden justru ikut diserahkan kepada BLUD bersama dengan wisata hasil dari proyek PEN seperti Taman Botani, Menara Teratai, Taman Mas Kemambang, Madang Maning Park, dan area Indraprana.

Baca juga: 4 Curug di Baturraden Banyumas yang Sayang Dilewatkan, Dekat Pusat Kota

Sedangkan bupati berpandangan Baturaden sebenarnya sudah punya penghasilannya sendiri.

Sehingga pada saat dikelola BLUD maka uang Baturaden itu tidak masuk ke kas daerah.

"Saya langsung ambil kemudian supaya nanti penghasilan dari Baturaden bisa masuk ke kas daerah."

"Biarkan BLUD mengelola wisata-wisata yang baru itu, kemudian hasilnya nanti akan kita lihat," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com.

Kesepakatan dengan BLUD

Bupati mengatakan kedepannya akan segera berdiskusi dengan Direktur BLUD, Yanuar.

"Saya akan tanya, saya akan meminta Yanuar membuat target-target, targetmu berapa.

Kalau sudah tidak memenuhi target ya mungkin kita ada deal-dealan, kalau tidak memenuhi target bagaimana," kata bupati.

Menururnya targetnya tidak perlu yang bombastis.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved