Sabtu, 25 April 2026

Berita Kebumen

Banjir Hantui Arus Mudik di Kebumen, 7 Kecamatan Terdampak

Banjir cukup parah menggenangi sejumlah titik di Kabupaten Kebumen termasuk di jalur mudik. Hujan deras mengguyur Kebumen sejak Jumat (28/3/2025).

ist/dok polres kebumen
EVAKUASI KORBAN BANJIR - Kepolisian bersama relawan mengevakuasi korban banjir. Banjir cukup parah menggenangi sejumlah titik di Kabupaten Kebumen termasuk di jalur mudik. Hujan deras yang mengguyur Kebumen sejak Jumat (28/3/2025) sore hingga malam menyebabkan banjir. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Banjir cukup parah menggenangi sejumlah titik di Kabupaten Kebumen termasuk di jalur mudik.

Hujan deras yang mengguyur Kebumen sejak Jumat (28/3/2025) sore hingga malam menyebabkan banjir.

Wilayah banjir terparah yakni Kelurahan Panjatan, Kecamatan Karanganyar, Kebumen akibat jebolnya tanggul Sungai Karanganyar.

Baca juga: Kapolres Kebumen Gendong Balita yang Terjebak Banjir, Arus Mudik Terganggu Bencana

Luapan air pun menggenangi jalur utama mudik Lebaran di wilayah selatan Jateng ini.

Genangan air sepanjang 500 meter tersebut menyebabkan kemacetan lalu lintas dan menyulitkan mobilitas warga.

Kapolres Kebumen, AKBP Eka Baasith Syamsuri bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Kebumen turun langsung ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi warga yang terdampak.

Polres Kebumen yang awalnya fokus mengamankan jalur mudik segera mengalihkan perhatian ke penanganan korban banjir hingga situasi aman.

Baca juga: Ada Lonjakan Penumpang Turun di Stasiun Kebumen, Polisi Intensifkan Patroli

"Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, wilayah Kebumen masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari ke depan."

"Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor," ujar AKBP Eka Baasith Syamsuri, Sabtu (29/3/2025).

Bencana di tegah Arus Mudik

Di lokasi lain, tanggul Sungai Kemit di Desa Arjosari, Kecamatan Adimulyo, juga mengalami jebol pada Jumat malam, mengakibatkan banjir besar di Dukuh Pesirian.

Akibatnya, sekitar 300 warga terpaksa mengungsi ke Balai Desa Arjosari untuk menyelamatkan diri.

Menurut keterangan warga, tanggul mulai jebol sekitar pukul 18.00 WIB, saat masyarakat tengah berbuka puasa.

Air dengan cepat merendam permukiman, mencapai ketinggian hingga 1,5 meter di beberapa titik.

Baca juga: Banjir Underpass Prupuk Tegal Surut, Arus Lalu Lintas Pejagan Brebes-Purwokerto Normal

Di dekat lokasi tanggul yang jebol, air bahkan hampir mencapai atap rumah, memaksa warga untuk segera dievakuasi.

"Kami telah menerjunkan personel untuk membantu proses evakuasi."

"Upaya penanganan terus dilakukan bersama BPBD dan relawan agar kondisi dapat segera membaik," tambah AKBP Eka Baasith Syamsuri.

Data dari Polres Kebumen mencatat bahwa hujan deras yang mengguyur sejak pukul 15.00 WIB telah menyebabkan banjir di tujuh kecamatan, dengan total 11 desa terdampak.

Selain itu, bencana tanah longsor dan pohon tumbang juga terjadi di beberapa titik, memperparah dampak cuaca ekstrem di wilayah tersebut.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas guna menghindari risiko yang lebih besar.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus berkoordinasi untuk menangani dampak banjir dan memastikan bantuan bagi korban dapat tersalurkan dengan baik. (*)

Baca juga: Jalur Prupuk Tegal Banjir dan Hambat Lalu Lintas Pemudik, Pengendara Diminta Putar Balik

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved