Berita Nasional
Tempat Produksi Minyakita di Kudus Kondisinya Digembok
Satu di antara produsen Minyakita di Kudus dijumpai dalam keadaan tertutup. Koperasi tersebut ada di Desa Golantepus, Kecamatan Mejobo.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Satu di antara produsen Minyakita di Kudus dijumpai dalam keadaan tertutup. Koperasi tersebut ada di Desa Golantepus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus.
Produsen minyak yang baru-baru ini volumenya tidak sesuai takaran ada di Kudus yaitu Koperasi Produsen UMKM Kelompok Terpadu Nusantara (KTN).
Dari pengamatan Tribun pada Senin (10/3/2025) pagi, Koperasi Produsen UMKM KTN dalam keadaan tertutup.
Baca juga: Kasus Isi Minyakita Disunat, Polisi Sita Milik 3 Produsen. Ada yang Dari Kudus
Di depan bangunan terdapat spanduk bertuliskan Induk UKM Pengemasan, Minyak Goreng Kemasan Rakyat (MKGR), Koperasi Produsen UMKM, Kelompok Terpadu Nusantara (Primer Nasional).
Koperasi tersebut menempati sebuah bangunan semacam gudang dengan pintu berupa tiga rolling door.
Ketiga pintu itu dalam keadaan tergembok.
Sementara di saat yang sama terdapat anggota dari Polres Kudus yang memantau lokasi tersebut.
Baca juga: Minyakita di Pati Mulai Langka Jelang Ramadan 2025, Pedagang: Dua Truk Datang, 5 Jam Ludes
Mereka mengecek lokasi koperasi yang nyaris tidak ada aktivitas sama sekali.
Sementara itu, seorang warga sekitar Sumiyati mengatakan, dia tidak tahu persis kalau di tempat tersebut merupakan produsen Minyakita.
Yang dia tahu, di tempat tersebut beberapa kali ada aktivitas pengangkutan minyak goreng baik dalam bentuk kemasan dus maupun eceran.
"Tidak tahu kalau di situ jualan minyak goreng," kata Sumiyati.
Sementara itu warga lainnya yang tidak ingin disebut namanya mengatakan, dia tahu persis kalau di tempat tersebut merupakan tempat produksi minyak goreng.
Bahkan dia pernah membeli secara langsung minyak goreng di situ.
Katanya harganya lebih murah dibanding di tempat lain.
Baca juga: Harga Minyakita Merangkak Naik, Mendag Anggap Wajar dan Pastikan Stok Aman
Dan beberapa waktu terakhir memang sering tutup.
| Setelah Drama Diangkat PPPK, Kepala SPPG Kini Difasilitasi Motor Mahal |
|
|---|
| Jemaah Haji Tak Perlu Khawatir, Kenaikan Harga Avtur Pesawat Ditanggung Pemerintah Rp1,7 Triliun |
|
|---|
| Keuatamaan Puasa Syawal dan Kapan Waktu Melaksanakannya |
|
|---|
| Harga Emas Anjlok Apa karena Perang? Update Harga Emas Hari Ini Rabu 8 April |
|
|---|
| Masih Ada Kesempatan, Berikut Jadwal Puasa Sunnah Syawal 1447 H |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/produsen-minyakita-di-kudus-tertutup.jpg)