Jumat, 24 April 2026

Berita Jateng

Gubernur Minta Revitalisasi Pasar Boja Kendal, Butuh Anggaran Rp2 Miliar

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mendapatkan aspirasi dari sejumlah pedagang agar dilakukan perbaikan Pasar Boja, Kabupaten Kendal.

ist/dok pemprov jateng
BUTUH PERBAIKAN - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi berkunjung di Pasar Boja, Kabupaten Kendal, Jumat (7/3/2025). Ia mendapatkan aspirasi dari sejumlah pedagang agar dilakukan perbaikan pasar. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mendapatkan aspirasi dari sejumlah pedagang agar dilakukan perbaikan Pasar Boja, Kabupaten Kendal.

Aspirasi itu didengarkan saat Ahmad Luthfi berkunjung di pasar tersebut pada Jumat (7/3/2025).

Seorang pedagang Pasar Boja, Sumirah mengeluhkan kondisi pasar, lantaran banyak bagian bangunan yang perlu diperbaiki.

Baca juga: Berkalung Melati, Bupati Kendal Sapa Warga Patean saat Safari Ramadan, Janji Sejahterakan Guru Madin

gubernur jateng ahmad luthfi sapa pedagang pasar boja kendal
CEK KOMODITAS - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyapa para pedagang di Pasar Boja, Kabupaten Kendal, Jumat (7/3/2025). Ia mendapatkan aspirasi dari sejumlah pedagang agar dilakukan perbaikan pasar. Gubernur didampingi Bupati dan Wakil Bupati Kendal.

Terlebih genangan air yang timbul saat hujan, membuat kios tidak nyaman.

Kondisi atap pasar yang berbahan seng, tampak bolong di berbagai sisi dan berkarat.

"Kalau hujan, ada genangan di dalam kios-kios pasar," kata dia.  

Merespon keluhan itu, Gubernur Ahmad Luthfi mendorong agar dilakukan revitalisasi, sehingga memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pembeli. 

Baca juga: Adu Banteng Scoopy vs Innova di Dekat Bundaran Purin Kendal, Pemotor Patah Tulang Kaki Kiri

"Prinsipnya perlu revitalisasi pasar."

"Ini ada Ibu bupati (Kendal) dan Pak Wakil bupati, nanti didorong (revitalisasi) pakai anggaran perubahan," kata Luthfi.

Revitalisasi yang dilakukan, diharapkan juga berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian di wilayah itu.

"Sehingga di wilayah Boja ini, pasarnya lebih representatif untuk masyarakat," kata dia. 

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan, pemerintah Kabupaten Kendal akan mengeksekusi rencana tersebut, melalui anggaran perubahan.

"Insya Allah pada anggaran perubahan nanti bisa dianggarkan (untuk revitalisasi Pasar Boja)."

"Insya Allah tahun ini ada pelaksanaan revitalisasi," katanya.

Dia mengatakan, peremajaan fisik pasar tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran berkisar Rp2 miliar. 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved