Selasa, 19 Mei 2026

Mudik Lebaran 2025

Mudik Gratis Kabarnya Ditiadakan, MTI Sebut akan Muncul Travel Gelap

Pemerintah dikabarkan tidak lagi menyediakan anggaran untuk program mudik gratis. Keputusan ini diambil demi efisiensi anggaran.

Tayang:
Penulis: budi susanto | Editor: mamdukh adi priyanto
Budi Susanto/TribunBanyumas.com
TURUN DARI BUS - Sejumlah penumpukan turun dari bus jurusan Jakarta - Surabaya yang berhenti di wilayah Pantura Jateng tepatnya di Kabupaten Pemalang, beberapa waktu lalu. Bus-bus tersebut tak terlalu banyak membawa penumpang di masa arus mudik. (TRIBUNJATENG/BUDI SUSANTO) 

"Jika ada pendaftar yang tidak hadir tanpa konfirmasi, bisa dikenakan sanksi tidak boleh ikut program mudik gratis tahun berikutnya," tambahnya.

Tanpa anggaran dari pemerintah, penyelenggaraan mudik gratis tahun 2025 sepenuhnya diserahkan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 

Pada tahun 2024, program mudik gratis dari Kementerian BUMN hanya mampu menampung 80.125 pemudik, sementara kuota mudik gratis yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan mencapai 85.694 pemudik. 

Jika sepenuhnya mengandalkan BUMN, maka diperlukan kuota setidaknya 165.000 pemudik, jumlah yang cukup besar dan belum tentu bisa dipenuhi oleh BUMN.

Meskipun pemerintah telah memberikan potongan tarif tiket pesawat sebesar 13-14 persen dan diskon tarif tol, kebijakan ini tetap belum cukup bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Dibandingkan potongan harga tiket, mudik menggunakan bus, kereta api, atau kapal laut gratis jauh lebih menguntungkan bagi mereka.

"Tanpa program mudik gratis, tahun 2025 menjadi tahun yang sulit bagi warga miskin yang ingin pulang kampung," imbuhnya. (*)

Baca juga: Hari Pertama Pendaftaran Mudik Gratis Pemkab Tegal Dibuka, Kuota 135 Kursi Bus Langsung Penuh

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved