Memilukan, Satu Keluarga Tewas Ditabrak Calya Pulang Dugem, Pengemudi dan Penumpang Positif Narkoba

Rumah korban di Jalan Uka, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, ramai dipenuhi pelayat.

Editor: Rustam Aji
KOMPAS.com/Idon Tanjung
KORBAN KECELAKAAN - Satu keluarga yang tewas ditabrak mobil dimakamkan berdekatan di TPU Tampan, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (1/1/2025). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKANBARU– Tahun baru 2025 menjadi tahun memilukan buat  Alda Fitria Anjani.

Bagaimana tidak, ia harus kehilangan ayah, ibu, dan adiknya, yang menjadi korban kecelakaan akibat ditabrak mobil Calya, yang dikemudikan Antoni Romansyah, sepulang dari dugem merayakan tahun baru.

Bersama dua rekannya, Antoni Romansyah, dalam pengaruh narkoba.

Kecelakaan terjadi di Jalan Hangtuah, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, sekitar pukul 06.30 WIB.

Korbannya adalah Anton Sujarwo (30), yang tewas bersama istri, Afrianti (42), dan anaknya, Aditia Aprilio Anjani (10).

Insiden yang menewaskan satu keluarga ini membuat keluarga, kerabat, teman, dan tetangga terpukul.

Kesedihan mendalam tentu dirasakan oleh Alda Fitria Anjani, anak pertama Anton dan Afrianti.

Gadis SMP itu menangis tanpa henti melihat ayah, ibu, dan adiknya terbujur kaku.

Suasana duka menyelimuti rumah Anton Sujarwo (30), di Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (1/1/2025). 

Rumah korban di Jalan Uka, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, ramai dipenuhi pelayat. 

Setelah dimandikan, dikafani, dan dishalatkan, jenazah ketiga korban dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tampan, Jalan Uka.

Makam mereka dibuat berdampingan. 

Marsono, salah satu keluarga korban, mengatakan keluarga tersebut rencananya hendak berangkat ke Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, untuk menengok keluarga suaminya.

“Mereka mau ke Lirik, tempat keluarga suaminya,” kata Marsono, Rabu.

Alda tidak ikut dalam perjalanan tersebut karena tinggal bersama saudaranya. 

Dalam perjalanan, sepeda motor matik yang dikendarai Anton ditabrak mobil Calya. Pengemudinya, Antoni Romansyah (44), diketahui sedang mabuk narkoba.

Kecelakaan ini merenggut nyawa Anton bersama istri dan anaknya.

Afrianti dan anaknya tewas di lokasi kejadian, sedangkan Anton meninggal di rumah sakit.

Anton bekerja sebagai sekuriti, sementara Afrianti adalah ibu rumah tangga.

Marsono berharap pelaku dihukum seadil-adilnya.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru, Kompol Alvin Agung Wibawa, mengatakan Anton mengendarai motor matik membonceng istri dan anaknya. 

“Ketiga korban ditabrak mobil Calya F 1817 VI yang pengemudinya di bawah pengaruh narkoba,” ungkap Alvin.

Anton mengalami luka berat di kepala, kaki kanan patah, dan leher patah.

Ia meninggal dunia di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru. 

Afrianti dan Aditia meninggal di lokasi kejadian akibat luka berat.

Pengemudi mobil, Antoni Romansyah, bersama dua penumpangnya, Lidia Rustiawati (25) dan Deni (30), diamankan polisi.

Ketiganya positif menggunakan amphetamine dan methamphetamine setelah berpesta di malam tahun baru.

“Ketiganya kita amankan. Berdasarkan hasil pemeriksaan urine, mereka positif amphetamine dan methamphetamine,” ujar Alvin. 

Antoni Romansyah ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 310 ayat 4 dan Pasal 312 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas. Ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

PENUMPANG CALYA
BERI KESAKSIAN - Lidia Rustiawati Putri, penumpang mobil Calya yang menabrak satu keluarga hingga tewas, menjalani pemeriksaan di Satlantas Polresta Pekanbaru, Riau, Rabu (1/1/2025).

Pengakuan Penumpang

Salah satu penumpang mobil Calya, Lidia Rustiawati Putri mengaku, dirinya dan dua teman lelakinya baru pulang dari tempat hiburan malam.

Mereka sebelumnya sempat menggunakan sabu saat berangkat dari Palembang ke Pekanbaru.

"Kami awalnya dari Palembang, lalu menginap di Pekanbaru, dan mau pergi ke Batam," akui Lidia kepada wartawan, Rabu (1/1/2025).

Lidia mengatakan, dirinya bersama dua temannya itu sampai di Pekanbaru pada Selasa (31/12/2024) sore.

Pada malamnya, mereka masuk ke salah satu tempat hiburan malam di Pekanbaru untuk merayakan pergantian tahun.

"Kami di tempat hiburan malam sampai jam 5 subuh," akui Lidia sambil menangis histeris atas kejadian tersebut.

Sepulang dari dugem, mereka melewati Jalan Hangtuah. Namun, tiba-tiba menabrak pengendara sepeda motor yang ditumpangi satu keluarga.

Akibat tabrakan itu, suami, istri, dan seorang anaknya tewas.

"Waktu sopir nabrak, saya lagi main handphone. Tiba-tiba kami sudah menabrak aja, enggak tahu juga bisa menabrak," kata Lidia. (kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Duka Alda di Awal Tahun, Kedua Orangtua dan Adiknya Tewas Ditabrak Calya Pulang Dugem"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved