Kamis, 11 Juni 2026

PSIS Semarang

BREAKING NEWS: FIFA Cabut Sanksi PSIS, Mahesa Jenar Bisa Daftarkan Pemain Baru

FIFA resmi mencabut sanksi untuk PSIS Semarang. Oleh karena itu, tim kebanggaan warga Kota Semarang ini bisa mendaftarkan pemain baru.

Tayang:
TRIBUN BANYUMAS/F ARIEL SETIAPUTRA
FIFA telah mencabut sanksi untuk PSIS atas laporan mantan pemain mereka, Flavio Beck Junior. Oleh karena itu, PSIS kini bisa meregistrasi pemain baru untuk putaran kedua Liga 1. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - FIFA resmi mencabut sanksi untuk PSIS Semarang. Oleh karena itu, tim kebanggaan warga Kota Semarang ini bisa mendaftarkan pemain baru.

Sebelumnya, PSIS terkena banned FIFA lantaran tunggakan gaji sang mantan pemain, Flavio Beck Junior.

Berdasarkan surat FIFA yang ditunjukan untuk PSIS dan PSSI menjelaskan bahwa PSSI sudah menyelesaikan tunggakan kepada Flavio Beck Junior.

Baca juga: Dua Pemain Asing PSIS Semarang Diputus Kontrak

FIFA pun mencabut sanksi larangan registrasi untuk pemain baru.

Sehingga, PSIS bisa mendaftarkan pemain baru untuk putaran kedua Liga 1 musim 2024-2025.

Sebelumnya, Flavio melaporkan klub kebanggaan warga Kota Semarang itu ke FIFA.

Flavio melaporkan PSIS atas tunggakan gaji yang belum dibayar.

Baca juga: PSIS Kena Banned FIFA, Terancam tak Bisa Daftarkan Gustavo Souza

Padahal, Flavio telah hengkang dari tim berjuluk Mahesa Jenar tersebut sejak April 2022.

Laporan ini, kini membuat PSIS Semarang di-banned FIFA.

Sanksi tersebut membuat PSIS terancam tak bisa mendaftarkan pemain asingnya dalam daftar pemain untuk mengarungi putaran kedua Liga 1 2024/2024.

Nama PSIS muncul dalam daftar banned FIFA mulai 19 Desember 2024.

PSIS Semarang bukan satu-satunya klub Indonesia yang dihukum FIFA.

Ada PSS Sleman yang juga masuk daftar banned FIFA, bahkan sejak pertengahan November lalu.

Soal kasus tersebut, manajemen PSIS akhirnya buka suara.

Mereka mengakui masih punya kewajiban yang belum diselesaikan terhadap pemainnya, Flavio Beck Junior.

Dalam official statement yang dikeluarkan, PSIS mengaku telah berkomunikasi dengan pihak Flavio.

CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi menegaskan, penuntasan masalah tersebut hanya soal teknis.

Pihaknya telah mengirim pengacara ke FIFA.

"Terkait kasus di FIFA, pengacara kami di FIFA dan pengacara Flavio telah melakukan komunikasi. Kami tetap menyelesaikan," kata Yoyok, Kamis (19/12/2024).

Yoyok pun berjanji, kasus ini dapat segera rampung.

Dengan begitu, manajemen bisa mendaftar pemain baru untuk pertandingan lanjutan Liga 1 2024/2025.

"Insyaallah, pekan depan, semuanya akan beres dan sanksi tersebut bisa segera dicabut supaya kami tetap bisa mendaftarkan pemain," kata Yoyok pada pekan lalu.

Yoyok menegaskan, manajemen PSIS akan patuh pada hukum yang ada di PSSI dan FIFA sehingga kasus yang tertera di kontrak profesional diselesaikan secara profesional di ruang lingkup sepak bola.

2 Kasus Menunggu

Sementara itu, kabar PSIS menunggak gaji pemain juga berembus setelah mereka mendepak dua pemain asing, yaitu Fernandinho dan Taufee Skandari.

Pemutusan kerja sama keduanya juga dibayangi rumor pembayaran gaji yang belum tuntas setelah Fernandinho dan Taufee meninggalkan komentar di unggahan Instagram PSIS.

"My salary never!" tulis Fernandinho dalam unggahan PSIS yang mengumumkan pelesan Fernandinho dan Taufee.

Sementara, Taufee menulis, "It's time I speak up!".

Soal kabar belum rampungnya pembayaran gaji kedua pemain asing itu, PSIS belum buka suara. (*)

Baca juga: Duduk Perkara PSIS Semarang Kena Banned FIFA, Dilaporkan Sang Mantan

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved