PSIS Semarang
Berharap Jatidiri Tetap Angker Bagi Musuh PSIS!
PSIS Semarang berhasil mencatatkan kemenangan perdana di Stadion Jatidiri pasca-kembali menggunakan stadion berkapasitas 18 ribu tersebut.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - PSIS Semarang berhasil mencatatkan kemenangan perdana di Stadion Jatidiri pasca-kembali menggunakan stadion berkapasitas 18 ribu tersebut.
Pada laga yang berlangsung Rabu (11/12/2024) malam lalu, tim Mahesa Jenar sukses mengalahkan Bali United dengan skor 2-1.
Jatidiri bisa kembali digunakan usai renovasi besar-besaran sehingga PSIS harus menjadi tim musafir.
Baca juga: Gacor di PSIS, Zalnando Bakal Kembali ke Persib?
Kemenangan ini menjadi momen manis bagi PSIS yang kembali bermain di kandang mereka sendiri setelah stadion direnovasi menjadi fasilitas berstandar FIFA sejak awal tahun 2024 oleh Kementiran PUPR.
PSIS juga kembali mencatatkan tren positif saat bermain di Jatidiri.
Ketika bermain di stadion ini, Dewi Fortuna sering menghinggapi tim PSIS.
Sehingga, bisa dikatakan Jatidiri angker bagi lawan-lawan PSIS.
Baca juga: Evandro Brandao di PSIS: 4 Laga 2 Gol, 1 Assist, Ditopang Gali Freitas, Menyala Lur!
Tuah Jatidiri kembali diharapkan saat PSIS menjalani laga kandang atau home dalam lanjutan Liga 1.
M Adil, seorang penonton yang hadir, mengungkapkan kekagumannya terhadap kondisi baru Stadion Jatidiri.
"Secara keseluruhan sudah oke sih, kursinya lebih nyaman."
"Untuk toilet juga sudah bagus," ujar Adil di Semarang, Jumat (13/12/2024)
Meski demikian, Adil menyarankan agar ada titik drop-off yang lebih dekat untuk kendaraan online guna mempermudah akses penonton.
Ia juga berharap area penjualan makanan bisa difokuskan di dalam stadion seperti yang ada di tribun barat stadion.
"Sebaiknya tempat jajan ada di dalam stadion seperti yang ada di barat, jangan di luar."
"Seperti kemarin di Manahan, ada yang jualan di dalam stadion, itu lebih nyaman,” tambahnya.
Sempat ada kekhawatiran bahwa pertandingan akan tertunda akibat hujan deras.
Hal itu karena terjadi genangan air di beberapa titik lapangan.
"Awalnya sempat berpikir bakal dihentikan, tapi ternyata genangannya cepat surut," ucap Adil.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSIS Semarang, Agung Buwono, mengapresiasi kerja sama semua pihak yang memastikan jalannya pertandingan tetap lancar.
"Alhamdulillah, pertandingan berjalan lancar."
"Memang sempat ada genangan di dua titik, tapi tidak sampai mengganggu jalannya pertandingan," ujarnya.
Kemenangan ini bukan hanya memberikan tiga poin penuh bagi PSIS, tetapi juga menjadi bukti bahwa Stadion Jatidiri kini siap menjadi tuan rumah dengan fasilitas bertaraf internasional. (*)
Baca juga: Jadi Andalan PSIS Semarang setelah Cedera, Evandro Brandao Bak Kepingan Puzzle yang Telah Ditemukan
| Sukai Permainan Menyerang, Pelatih PSIS Semarang Ajukan 24 Nama Pemain ke Manajemen |
|
|---|
| Pemain Garudayaksa FC Dikabarkan Ikuti Jejak Widodo C Putro Gabung PSIS, Termasuk Andik Vermansyah? |
|
|---|
| Arsiteki Skuad Mahesa Jenar, Widodo C. Putro Usung Filosofi Sepak Bola Menyerang untuk PSIS Semarang |
|
|---|
| Lihat Keseriusan Manajemen, Suporter PSIS Dukung Penuh Widodo C Putro sebagai Pelatih Mahesa Jenar |
|
|---|
| Evaluasi Internal Mulai Berjalan, Manajemen PSIS Semarang Pertahankan Beberapa Nama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Stadion-jatidiri-semarang-terbaru-sabtu-7122024.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.