Senin, 8 Juni 2026

Berita Jateng

BPOM Akui Sulit Ungkap Bos Pabrik Koplo di Semarang

Para pelaku sudah berupaya antisipasi sedemikian rupa sehingga untuk mengungkap kasus narkotika tidak semudah itu.

Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: khoirul muzaki
Iwan Arifianto/Tribun Jateng
Petugas di Kantor Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Semarang menunjukan alat mesin yang digunakan untuk membuat pil koplo, Tambak Aji, Kota Semarang, Jumat (13/11/2024). 

Ternyata pelaku sudah mengantisipasi dengan melakukan undercover atau pembelian terselubung.

Hal yang sama ketika melakukan penelusuran transaksi perbankan, penyidik sudah melakukan upaya pencarian. "Rupanya transaksi cash jadi tidak ada bukti (transaksi)," ujarnya.

Tak hanya itu, penelusuran dilakukan pula lewat jalur komunikasi dan identitas kendaraan. "Ada beberapa nama berpeluang menjadi potensial suspect tetapi saat ini masih sedang dalami keberadaannya secara terus menerus," terangnya.

Di tengah kondisi tersebut,   BPOM RI akhirnya memutuskan pemusnahan dan penyisihan untuk barang bukti pengadilan supaya mencegah terjadinya kebocoran dan beredarnya kembali barang yang dilarang hukum.

"Kami melakukan pemusnahan barang bukti karena belum adanya kepastian pelaku kapan bisa tertangkap sementara barang bukti akan terus menerus dalam kondisi tersimpan yang bisa menimbulkan bahaya," jelasnya.

Sementara, Kepala BNNP Jateng Agus Rohmat mengatakan, kasus ini tidak mudah apalagi ini masalah narkoba yang menggunakan modus operandi  sel terputus.

Baca juga: Merasa Terbebani, Opsen Pajak Bikin Agung Urung Beli Sepeda Motor Baru Tahun Depan

Para pelaku sudah berupaya antisipasi sedemikian rupa sehingga untuk mengungkap kasus narkotika tidak semudah itu.

 "Tidak semudah mengungkap kasus kriminal lainnya," terangnya. (Iwn)

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved