Berita Nasional

Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipangkas Jadi Rp10 Ribu Per Porsi, Pemerintah Janji Tetap Bernutrisi

Presiden Prabowo memangkas anggaran makan bergizi gratis dari Rp15 ribu per porsi menjadi Rp10 ribu per porsi.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/AGUS ISWADI
Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan uji coba makan bergizi gratis di SDN Tugu, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (26/7/2024). Presiden Prabowo memangkas anggaran makan bergizi gratis dari Rp15 ribu per porsi menjadi Rp10 ribu per porsi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memangkas anggaran makan bergizi gratis dari Rp15 ribu per porsi menjadi Rp10 ribu per porsi.

Pemangkasan ini dilakukan lantaran alokasi Rp10 ribu per porsi dinilai sudah cukup, berdasarkan uji coba yang dilakukan.

"Kalau kita rinci, program bergizi ini nanti rata-rata minimumnya atau rata-ratanya kita ingin memberi indeks per anak, per ibu hamil itu Rp10.000 per hari, kurang lebih," kata Prabowo di Istana Presiden Jakarta, Jumat (29/11/2024).

Prabowo mengatakan, pemangkasan anggaran ini tak akan mempengaruhi nilai gizi dari makanan yang disediakan.

"Kita ingin Rp15.000 (per porsi) tapi kondisi anggaran mungkin Rp10.000, kita hitung untuk daerah-daerah, itu cukup, cukup bermutu dan bergizi," ucap Prabowo.

Tak Berlaku di Luar Pulau Jawa

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rahayu Saraswati mengatakan, anggaran program makan bergizi gratis sebesar Rp10.000 per porsi hanya berlaku untuk Pulau Jawa.

Menurutnya, anggaran itu sudah  mencukupi untuk pemenuhhan gizi anak dan ibu hamil per porsi.

"(Anggaran makan bergizi Rp 10.000 per porsi) Cukup. Untuk area Jawa," ujar Sara dikutip dari Kompas.com, Minggu (1/12/2024). 

Baca juga: Fantastis, Anggaran Program Makan Bergizi Gratis di Blora Diperkirakan Rp 1,2 Miliar per Hari

Sara menjelaskan, anggaran per porsi untuk luar Pulau Jawa akan menyesuaikan.

Menurutnya, anggaran tersebut ditentukan berdasarkan harga bahan baku di tempat masing-masing. 

Sara pun memastikan, kandungan nutrisi bagi makanan di luar Jawa akan tetap bergizi juga. 

"Pokoknya, diuji coba untuk area Jawa Rp10 ribu sudah bisa. Untuk di luar (Jawa), akan disesuaikan dengan harga bahan baku tapi nutritional value tidak akan beda," kata dia. (Kompas.com/Adhyasta Dirgantara)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gerindra: Makan Bergizi Gratis Rp 10.000 per Porsi Cukup untuk Pulau Jawa, Luar Jawa Menyesuaikan".

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved