Berita Jateng
23 PNS Jepara Boleh Berkampanye Pilkada 2024 usai Terima SK Pensiun
Sebanyak 23 PNS di lingkungan Pemkab Jepara tersebut telah memasuki masa pensiun pada Per 1 November 2024 mendatang.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara, Edy Sujatmiko memperbolehkan 23 pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) untuk berkampanye pada masa Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024 ini.
Sebanyak 23 PNS di lingkungan Pemkab Jepara tersebut telah memasuki masa pensiun pada Per 1 November 2024 mendatang.
Penyerahan SK pensiun diberikan Edy Sujatmiko mewakili Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta di Ruang Rapat RMP Sosrokartono, Selasa (29/10/2024).
Baca juga: Kenal di Medsos Lalu Diajak Jalan, Dua Warga Jepara Jadi Korban Perampasan Motor
Menurut Sekda, dengan diserahkannya SK pensiun, mereka diperbolehkan berkampanye dan menyukseskan Pilkada 2024.
Permintaan itu pun dikarenakan mereka sudah tidak terikat kewajiban netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Pensiun berarti sudah tidak terikat kewajiban netralitas ASN (aparatur sipil negara)."
"Bapak/Ibu bahkan boleh ikut berkampanye."
"Pastikan menyukseskan Pilkada 27 November 2024."
"Tapi, ya, jangan berkampanye politik uang."
"Ajak masyarakat memilih pemimpin yang baik."
"Jangan juga kampanye yak uwik yak obos, rak dhuwit rak nyoblos (tidak ada duit, tidak mencoblos)," kata Edy Sujatmiko seusai menyerahkan SK pensiun.
Dalam penyerahan itu, tidak hanya SK saja melain juga Tabungan Hari Tua, Kartu Keluarga, KTP, dan Surat Penetapan Wajib Pajak Nonefektif.
Terkait tabungan hari tua, Edy Sujatmiko juga memberi saran khusus.
Dia menyarankan agar hati-hati menggunakan tabungan sekitar Rp70 juta tersebut.
Baca juga: Remaja Kembar di Jepara Dijual Muncikari ke Lelaki Hidung Belang, Ditawarkan Rp500 Ribu Per Kencan
Jika memang akan digunakan untuk perjalanan ibadah seperti umrah, perlu kehati-hatian memilih travel atau biro perjalanan.
"Pastikan yang kredibel dan tarifnya logis."
"Misalnya ada yang promo umrah Rp15 juta."
"Itu tidak logis."
"Jangan tertipu,” kata dia.
Jika pun untuk membuka usaha, dia juga menyarankan jenis usaha yang mudah.
"Misalnya ternak ayam atau membuat toko."
"Itu bisa dikerjakan sambil momong cucu."
"Jangan semisal main saham," sarannya.
Dari 23 PNS yang memasuki masa pensiun, terdapat 1 orang mantan pejabat struktural, 17 tenaga pendidikan, dan 5 tenaga fungsional umum. (*)
Baca juga: Janji Paslon Nomor Urut 01 Pilkada Jepara di Debat Perdana: Tambah Anggaran untuk Guru Pesantren
| Suhu Kawah Gunung Slamet Melonjak, Ada Indikasi Pergerakan Magma |
|
|---|
| Asyik Truk Hino dan Viar Roda 3 Kopdes Merah Putih Sampai di Batang, Dikirim ke 72 Desa |
|
|---|
| Kendal Tornado FC Youth Selangkah Lagi ke 8 Besar EPA Championship U-19 |
|
|---|
| Polda Jateng Ungkap Jalur Gelap Ekspor Kendaraan Ilegal: 1.727 Kendaraan Dikirim ke Timor Leste |
|
|---|
| Didesak Mundur dari Sekjen PPP, Gus Yasin Akui Ada Masalah Internal di Tubuh PPP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/penyerahan-sk-pensiun-kepada-asn-jepara.jpg)