Berita Banyumas
Senator DPD Dukung Gunung Slamet Menjadi Taman Nasional, Ini Alasannya!
Kongres tersebut dihadiri komunitas pemerhati Gunung Slamet dari kabupaten sekitar semisal Brebes, Banyumas, Purbalingga, dan sebagainya.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Gunung Slamet diusulkan menjadi Taman Nasional. Usulan ini terungkap saat Kongres Darurat Gunung Slamet Menuju Taman Nasional yang diselenggarakan di Riverside Coffee, Karanglewas, Banyumas, Sabtu (26/10/2024).
Kongres tersebut dihadiri komunitas pemerhati Gunung Slamet dari kabupaten sekitar semisal Brebes, Banyumas, Purbalingga, dan sebagainya.
Dengan menjadi Taman Nasional, ada sejumlah manfaat dan kelebihan yang diperoleh baik dari segi lingkungan, ekonomi, maupun sosial.
Baca juga: Horor Kesaksian Naomi Pendaki Tersesat di Gunung Slamet, Lihat Cahaya Misterius dan Dituntun Burung
Usulan Taman Nasional muncul setelah adanya kerusakan ekologi yang ada di Gunung Slamet.
Anggota DPD RI, Abdul Kholik yang hadir dalam acara menyebut bahwa saat ini Jawa Tengah sudah memiliki Undang-Undang tersendiri, yaitu Pasal 5 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2023 yang didalamnya terdapat karakteristik desa bermorfologi hutan.
Sehingga, pembangunan desa yang berada di wilayah hutan harus berbasis pada karakteristiknya, termasuk indikator keberhasilannya juga diukur berdasarkan karakteristik wilayahnya.
"UU 11 Tahun 2023 menyebut bahwa Jawa Tengah memiliki desa bermorfilogi hutan."
Baca juga: Cara Warga Lereng Gunung Slamet Purbalingga Rawat Mata Air, Tebang Pohon Denda Rp 5 Juta
"Maka pembangunan dan indikator kemajuan desanya tidak diukur sebagaimana desa di perkotaan."
"Misalnya desa disebut maju dan berkembang jika dapat mengelola hutan dan menjaga kelestariannya."
"Maka semakin bagus pengelolaan dan pelestarian di desa tersebut, pemerintah dapat memberikan insentif lebih sebagai kompensasi," kata senator asal Jateng ini.
Baca juga: Aktivitas Vulkanik Gunung Slamet Banyumas Mulai Stabil, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
"Saya siap memediasi, memfasilitasi dan mengakomodasi kepentingan komunitas yang hari ini berkumpul di Kongres Darurat Gunung Slamet Menuju Taman Nasional dengan segala kewenangan yang dimiliki di DPD RI," tegas Senator yang kembali di periode kedua tersebut.
Manfaat menjadikan Gunung Slamet sebagai Taman Nasional antara lain konservasi keanekaragaman hayati, perlindungan ekosistem alami, pengembangan ekowisata berkelanjutan, penelitian dan pendidikan lingkungan, pengendalian perubahan iklim, meningkatkan kualitas hidup masyarakat lokal, dan perlindungan sumber air.
Status Taman Nasional akan memberikan perlindungan hukum yang lebih kuatterhadap kawasan Gunung Slamet, memastikan keberlanjutan lingkungan dan manfaat jangka panjang baik bagi ekosistem maupun masyarakat di sekitarnya. (*)
Baca juga: Waspada, Gunung Slamet Berpotensi Meletus Seperti Tahun 2009 dan 2014
| Respon PKL Harus Angkat Kaki Usai Moro Purwokerto Dibeli Rita Group |
|
|---|
| Tanah Leluhur Prabowo Masuk Kabupaten Termaju di Indonesia |
|
|---|
| Pemotor yang Jatuh di Sungai Pelus Purwokerto Ditemukan Meninggal |
|
|---|
| Persaingan Ketat, 245 Peserta Seleksi Paskibra Banyumas Perebutkan 30 Slot yang Tersedia |
|
|---|
| Warga Sumpiuh Banyumas Jual Obat Keras di Angkringan Kradenan, Langsung Digelandang Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/abdul-kholik-di-acara-kongres-darurat-gunung-slamet.jpg)