Berita Pekalongan
Daftar Nama Korban Tewas dan Terluka Kecelakaan Bus di Kajen Pekalongan: 15 Orang Dirawat di RS
Polisi menduga, kecelakan bus Berlian Trans di Kajen, Pekalongan, Sabtu sore dipicu rem blong. Ada 15 korban terluka yang kini dirawat di rumah sakit.
TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Polisi menduga, kecelakaan bus wisata Berlian Trans bernomor polisi A 7558 ZA di Jalan Raya Bojonglarang, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (19/10/2024) sore, akibat rem blong.
Sementara, akibat kecelakaan itu, 15 orang mengalami luka dan mendapat perawatan di rumah sakit.
"Diduga rem blong, bus yang mengalami kecelakaan kemarin, tapi saat ini masih dilakukan penyelidikan," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Pekalongan Ipda Budi, saat dihubungi, Minggu (20/10/2024).
Dari kecelakaan tersebut, satu orang meninggal dunia di lokasi kecelakaan. Sementara, catatan polisik, ada 15 penumpang yang mendapat perawatan di rumah sakit akibat luka-luka yang dialami.
"Satu orang yang meninggal dunia atas nama Adah (57), penumpang bus yang terjepit."
"Ada 15 orang mengalami luka-luka, dirawat di RSUD Kajen," imbuhnya.
Kronologi Kecelakaan
Ipda Budi mengungkapkan, saat kecelakaan, bus dikemudikan Mukmin Hidayat (31), warga Kabupaten Tangerang.
Baca juga: 30 Menit Menegangkan, Satu Penumpang Terjepit dalam Kecelakaan Bus di Pekalongan Dievakuasi Selamat
Dalam kronologi yang diungkap Budi, kecelakaan terjadi saat bus melaju dari arah Banjarnegara.
Lokasi kejadian kecelakaan memiliki medan menurun dan menikung.
Karena mengalami gangguan fungsi pengereman maka bus tersebut hilang kendali dan menabrak pembatas jalan.
"Semua korban dievakuasi ke RSUD Kajen untuk dilakukan perawatan," ungkapnya.
Daftar Korban
Budi menambahkan, ada 15 orang yang mengalami luka-luka akibat kejadian ini.
Berikut nama-nama korban bus terguling di jalan raya Kajen.
Korban Meninggal Dunia
- Adah (57)
Baca juga: Kronologi Bus Tujuan Tangerang dari Banjarnegara Kecelakaan di Kajen Pekalongan, 1 Orang Tewas
Korban Terluka
- Citra aprilia putri (patah tulang tangan kiri).
- Mega Nurgianti, (cidera kepala ringan).
- Selvi Aulia Herawati ( cidera kepala).
- Syah Rozi Fadillah (cidera kepala).
- Munawiyah ( cidera kepala).
- Jaharana (robek kepala).
- Safa fajarani (cidera kepala).
- Iyus firdaus (cidera kepala).
- Siti munawaroh( cidera kepala).
- Hadijah( cidera kepala).
- Kusniah (cidera kepala).
- Sila (patah tulang tangan dan kaki kiri).
- Afandi (cidera kepala).
- Arun ( robek kaki kiri).
- Solihat (patah tangan kanan). (Indra Dwi Purnomo)
| Rencana Mie Gacoan Pekalongan Terapkan Parkir Elektronik Ditolak Warga, Khawatir Pekerjaan Hilang |
|
|---|
| DPRD Kabupaten Pekalongan Menyerah, Legawa Proyek Gedung Baru Ditunda demi Perbaikan Jalan Rusak |
|
|---|
| Ogah Terapkan WFH, Mas Aaf Wajibkan ASN Pekalongan Bersepeda atau Jalan Kaki ke Kantor |
|
|---|
| Kontras dengan Keluhan Jalan Rusak, Pemkot Pekalongan Malah Bangun Proyek Kantor Baru Pascakebakaran |
|
|---|
| Tekan Risiko Balon Udara Liar, Aparat Gabungan Pekalongan Selatan Sita Petasan dan Balon Udara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/korban-kecelakaan-bus-pariwisata-di-pekalongan-dirawat-di-rsud-kajen.jpg)