Berita Cilacap

Dapur Rumah Warga Kroya Dini Hari Terbakar, Pemilik Lupa Matikan Tungku

Malam itu keduanya mendengar adanya bunyi pletikan kayu dari belakang rumah.

Damkar Cilacap
Petugas Pos Damkar Kroya saat memadamkan api dalam insiden kebakaran dapur milik warga desa Mujur, Kroya. Rabu (25/9/2024) dini hari. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Dapur milik warga di Desa Mujur, Kecamatan Kroya, Cilacap kebakaran pada Rabu (25/9/2024) dini hari sekira pukul 01.10 WIB.


Peristiwa tersebut terjadi akibat pemilik rumah Sito Arminingsih (72) yang lupa mematikan api tungku setelah memasak air.


Akibatnya dapur berukuran 5x3 meter persegi tersebut hangus terbakar.


Kepala UPT Damkar Cilacap Supriyadi mengungkapkan, kebakaran pertama kali diketahui oleh pemilik dan tetangganya, Suyanto (49).


Malam itu keduanya mendengar adanya bunyi pletikan kayu dari belakang rumah.

Baca juga: Sebelum Lengser, DPR RI Periode 2019-2024 Gelar Sidang Paripurna Terakhir. Ini Agenda yang Dibahas


Saat dicek ternyata terdapat kobaran api yang begitu besar melahap dapur milik Sito Arminingsih.


"Setelah mendengar bunyi pletikan kayu Suyanto tetangga korban kemudian mengecek ke bagian belakang rumah dan terlihat api yg sudah membesar dari bagian dapur belakang rumah," ungkapnya kepada Tribunbanyumas.com


Tak lama setelah diketahui oleh saksi dan pemilik rumah, kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian dapur.


Saat itu juga saksi berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.


"Teriakan yg di dengar oleh warga sekitar, kemudian warga berdatangan dan membantu memadamkan dengan alat seadanya," kata Supriyadi.


Namun karena kobaran api semakin membesar dan ditakutkan merembet ke bangunan lain anak korban sekira pukul 01.30 WIB melaporkan kejadian kebakaran kepada petugas Pos Damkar Kroya.


Mendapat laporan tersebut petugas pun menyiapkan APD dan langsung menuju ke lokasi kejadian kebakaran untuk melakukan upaya pemadaman.


Hingga akhirnya dengan menghabiskan 3000 liter air, kobaran api yang menghanguskan dapur tersebut dapat dipadamkan oleh petugas.


"Selain memadamkan api, petugas juga melakukan pendinginan, overhaul dan juga mendata terkait kerugian yang dialami korban," kata dia.

Baca juga: HASIL Akhir PSIS vs Arema FC: Kelengahan Menit Akhir Buyarkan Kemenangan Mahesa Jenar


Berdasarkan data petugas, kerugian yang dialami pemilik rumah berkisar Rp3 juta.


"Kerugian material yang dialami pemilik rumah sebanyak 3 juta rupiah, namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut," imbuhnya.


Supriyadi pun berpesan kepada masyarakat untuk lebih waspada lagi dalam menggunakan tungku dapur untuk memasak.


Masyarakat diminta untuk memastikan bara api ditungku dalam kondisi mati sebelum meninggalkan dapur. (pnk)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved