Superball

3 Nama Baru Dipepet untuk Naturalisasi, Ada Penyerang yang Disebut Kepingan Terakhir Puzzle Timnas

Tiga pemain sepak bola berdarah Indonesia tengah didekati PSSI untuk dinaturalisasi dan diajak bergabung dengan skuad Garuda.

Editor: rika irawati
Instagram @erickthohir
Ketua Umum PSSI Erick Thohir berjabat tangan dengan Mees Hilgers (kanan) dan Eliano Reijnders (kiri) sebagai pemain yang akan dinaturalisasi untuk bisa perkuat Timnas Indonesia. Setelah dua nama tersebut, PSSI tengah menjajaki tiga nama baru untuk dinaturalisasi. 

TRIBUNNEWS.COM - Tiga nama baru pemain sepak bola berdarah Indonesia tengah didekati PSSI untuk dinaturalisasi dan diajak bergabung dengan skuad Garuda.

Jika berhasil, mereka akan menambah deretan pemain naturalisasi setelah dua nama baru yang dikabarkan bersedia menjalani proses menjadi WNI, Mees Hilgers dan Eliano Reijnders.

Mees dan Eliano berpotensi menjadi pemain naturalisasi setelah Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengunggah foto bersalaman dengan dua pemain asal Belanda tersebut, Jumat (7/9/2024) lalu.

Tak lama setelah itu, anggota Exco PSSI Arya Sinulingga mengatakan, ada tiga nama baru yang juga tengah diajak bergabung Tim Merah Putih.

Bocoran ini disampaikan Arya dalam podcast bersama Yussa Nugraha.

Arya mengatakan, ketiga nama itu adalah Ole Romeny, Kevin Diks, dan Mauro Zijlstr.

Baca juga: Profil Mees Hilgers Tombeng, Harganya Melebihi Satu Skuat Timnas Malaysia

Ole Romeny merupakan penyerang tengah klub Eredivisie, FC Utrecht.

Pemain berusia 24 tahun itu digadang-gadang sebagai pemain impian yang diyakini sebagai kepingan puzzle terakhir Garuda.

Kebutuhan mendesak Timnas Indonesia yang kurang memiliki penyerang tajam, membuat Ole Romeny diimpikan bisa bergabung dengan Garuda.

Hanya saja, Arya mengakui, bukan perkara mudah bagi PSSI menggaet sang pemain.

Menurut Arya, proses naturalisasi Oley cukup berat dan rumit karena beberapa hal prinsip yang perlu disetujui.

"Ole Romeny, agak berat, ada hal-hal prinsip yang susah untuk dilakukan," akui Arya dalam podcast tersebut.

"Saat ini sudah ada hal yang kita lakukan, usaha juga dilakukan pak Ketum, yang langkahnya baik dan profesional."

"Jadi, beliau sudah mengatur dengan baik, namun ternyata tidak ketemu."

"Ya mudah-mudahan, namanya juga waktu yang berbicara, dulu aja Hubner agak berat tuh, tapi terakhir akhirnya bisa."

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved