Olimpiade 2024 Paris

Lifter Rizki Juniansyah, 3 Hari Operasi Usus Buntu Berangkat Kualifikasi Olimpiade Paris 2024

Perjuangan Rizki Juniansyah harus diapresiasi, bahkan demi tiket ke Olimpiade Paris 2024, ia harus 'berdarah-darah'.

IG
Atlet angkat besi atau lifter Indonesia, Rizki Juniansyah meraih emas di Olimpiade 2024 Paris. 

Sehingga, dia hanya mencatat angkatan snacth 155 kilogram.

Shi Zhiyong sempat berupaya membukukan rekor dengan mengangkat 168 kilogram pada upaya ketiga.

Namun, ia gagal sehingga dia harus puas dengan catatan angkatan 165 kilogram.

Jadi, Rizki berada di urutan kedua dengan 155 kilogram, selisih 10 kilogram dari Shi Zhiyong yang berada di urutan pertama dengan angkatan 165 kilogram.

Pada clean & jerk, Rizki memulai dengan 191 kilogram.

Dia lalu berhasil melakukan angkatan 191 kilogram.

Baca juga: Gara-gara Pemain Jerman, Kemenangan Fajar/Rian di Penyisihan Grup C Olimpiade 2024 Hangus

Pesaing Rizki, Shi Zhiyong gagal melakukan angkatan pada percobaan pertama, kedua, dan ketiga.

Kegagalan Shi sempat disambut atlet Bulgaria, Andreev Bozhidar Dimitrov di urutan kedua dengan 344 poin atau tertinggal dua angka dari Rizki di urutan pertama.

Andreev ahkirnya berhasil meraih medali perunggu.

Rizki meraih medali emas karena melakukan angkatan 199 kilogram pada upaya kedua.

Ia pun mencatatkan rekor olimpiade.

Rizki tampak menangis bahagia telah menyumbangkan emas kedua bagi Indonesia.

Sebelumnya, emas pertama diraih atlet panjat tebing, Veddriq Leonardo. (*)

Baca juga: Satu-satunya Medali Bulutangkis di Olimpiade 2024 Paris Didapat Tanpa Tanding, PBSI Diminta Berbenah

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved