Sabtu, 25 April 2026

Berita Karanganyar

Pasutri dari Semarang Curi Motor di Karanganyar, Suami Gerilya Cari Korban hingga Surabaya

Pasangan suami istri asal Kota Semarang ditangkap di Sukoharjo setelah mencuri motor di Karanganyar. Suami bergerilya hingga Surabaya.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/AGUS ISWADI
Wakapolres Karanganyar Kompol Mardiyanto didampingi Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Bondan Wicaksono menunjukan barang bukti kasus pencurian sepeda motor saat konferensi pers di Mapolres Karanganyar, Selasa (16/7/2024). Empat palaku dibekuk dalam kejahatan tersebut, dua di antaranya pasangan suami istri. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Pasangan suami istri berinisial PY (43) dan TN (46), warga Kota Semarang, ditangkap polisi setelah mencuri sepeda motor Mio di wilayah Songgorunggi, Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng).

Pencurian itu bukan yang pertama. Kepada polisi, sang suami mengakui telah beraksi di 19 lokasi.

PY merupakan residivis kasus curanmor (pencurian motor) di wilayah Semarang.

Suami istri tersebut ditangkap anggota Reskrim Polsek Jaten Resmob Polres Karanganyar dan Jatanras Polda Jateng di kos mereka di wilayah Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (13/7/2024).

Di hadapan polisi, PY mengaku mencuri di sejumlah wilayah. Selain Karanganyar dan Semarang, dia juga beraksi di Pati hingga Surabaya.

Setiap motor hasil curian dijual ke penadah di Purwodadi, Grobogan, dengan harga Rp2 juta hingga Rp2,5 juta.

Baca juga: Ilyas Akbar Mundur sebagai Caleg Terpilih, Jatah Kursi di DPRD Karanganyar Bakal Diisi Sang Ibu

Laki-laki nekat mencuri karena kebutuhan ekonomi, di antaranya membayar utang karena judi slot, kebutuhan rumah tangga, dan membayar angsuran bank.

Dari sejumlah aksi pencurian tersebut, dia mengaku hanya sekali melibatkan sang istri, TN, setelah dia paksa.

"Sebenarnya, tidak mau tapi saya paksa, ikut sekali saja," kata PY saat konferensi pers di Mapolres Karanganyar, Selasa (16/7/2024).

Wakapolres Karanganyar Kompol Mardiyanto mengatakan, sebelum mencuri, PY melakukan survei lokasi bakal calon korban.

Di Karanganyar, dia menemukan sasaran di rumah Suharsi.

Berbekal obeng, PY mendatangi rumah korban yang sepi karena bertepatan dengan Iduladha.

"Pelaku masuk ke rumah dengan mencongkel jendela rumah, keadaan rumah kosong. Mengambil barang, dompet, tabung gas melon, dan sepeda motor. Sepeda motor disembunyikan di kos," ungkap wakapolres didampingi Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Bondan Wicaksono.

Saat ditangkap, polisi menemukan sepeda motor serta surat kendaraan, dan tabung gas.

Mardiyanto menuturkan, pelaku mengakui telah mencuri sepeda motor tersebut.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved