Minggu, 12 April 2026

Berita Kendal

Dua Jemaah Haji Kendal Meninggal akibat Panas Ekstrem, Ini Identitasnya

Dua jemaah haji lansia asal Kendal Jateng meninggal dunia di Tanah Suci. Keduanya dilaporkan meninggal karena heat stroker atau serangan panas.

TRIBUNBANYUMAS/AGUS SALIM IRSYADULLAH
Kepala Kemenag Kendal Mahrus (kiri) didampingi Kasi Pelayanan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Kendal Ahmad Zaenudin (kanan) memberi keterangan terkait jemaah haji di Tanah Suci, di Kemenag Kendal, Kamis (20/6/2024). Dua jemaah haji Kendal dilaporkan meninggal dunia karena gelombang panas yang tengah melanda Arab Saudi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Dua jemaah haji lanjut usia (lansia) asal Kendal, Jawa Tengah (Jateng), meninggal dunia di Tanah Suci.

Keduanya dilaporkan meninggal dunia akibat heat stroke atau paparan panas yang tengah melanda Arab Saudi.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kendal Mahrus mengatakan, dua jemaah haji lansia tersebut adalah Sapuah (83), warga Desa Tejorejo, Kecamatan Gemuh; dan Awit Ahmad Yatin (78), warga Desa Merbuh, Kecamatan Singorojo.

Keduanya tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 40 Embarkasi Solo yang berangkat pada 22 Mei 2024 lalu.

Menurut Mahrus, keduanya meninggal saat proses wukuf di Arafah.

Mahrus mengatakan, saat keberangkatan, Sapuah dan Ahmad Yatin dinyatakan sehat serta memenuhi persyaratan terbang.

Baca juga: Bakal Jadi Ikon Kabupaten Kendal, Masjid Ini Direvitalisasi dengan Anggaran Rp 50 Miliar

Sapuah berangkat ke Tanah Suci ditemani anaknya yang mendampingi.

Sementara, Ahmad Yatin, berangkat menunaikan rukun Islam kelima itu bersama sang istri.

"Betul, ada dua (jemaah) yang meninggal, atas nama Ibu Sapuah dan Bapak Awit Ahmad Yatin."

"Meninggal karena faktor cuaca panas yang mencapai 40 derajat," kata Mahrus ditemui di kantornya, Kamis (20/6/2024).

Mahrus menerangkan, dua lansia tersebut meninggal pada rentan waktu berbeda. Keduanya langsung dimakamkan di Makkah.

"Harinya berbeda, saya lupa harinya hari apa. Yang jelas, itu pas puncak haji. Langsung dimakamkan di sana," tuturnya.

Kemenag Kendal mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya dua jemaah haji lansia tersebut.

"Tentunya, kami ikut berbelasungkawa," sambungnya.

Baca juga: Tak Perlu Restraining Box, Jagal Hewan Kurban di Kendal Cukup Pakai Tali untuk Lumpuhkan Sapi

Sebelumnya, pemberangkatan haji di Kendal terbagi dalam empat kloter, yakni Kloter 39, 40, 41 dan 42.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved