Berita Banjarnegara
Desa Batur Banjarnegara Dapat DAK Rp 6,7 Miliar, Termasuk untuk Sarana Mengelola Sampah
Penjabat Bupati Banjarnegara, Muhammad Masrofi, S. Sos M. Si melakukan peletakan batu pertama kegiatan DAK Tematik
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Penjabat Bupati Banjarnegara, Muhammad Masrofi, S. Sos M. Si melakukan peletakan batu pertama kegiatan DAK Tematik PPKT di Kampung Poncol Desa Batur, Kecamatan Batur Kamis, 6 Juni 2024.
DAK Tematik PPKT merupakan Dana Alokasi Khusus Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu.
Sebelumnya peletakan batu pertama, dilakukan pembacaan doa oleh tokoh masyarakat setempat serta pemotongan tumpeng oleh Pj Bupati yang diberikan kepada Kades Batur, serta penyerahan bantuan secara simbolis yang diterima 3 warga Kampung Poncol yaitu Suroto, Husen, dan Khumaedi.
Pj. Bupati Masrofi mengatakan, keberhasilan memperoleh DAK tersebut merupakan kolaborasi bersama antara pemerintah dengan masyarakat untuk membenahi permukiman di wilayah Banjarnegara, khususnya di Des Batur.
Baca juga: Tradisi Kenduri Warga Desa Kembangan Kebumen di Jalan Baru yang Selesai Dibangun
“Kita berupaya untuk membantu dan membangun kawasan permukiman yang dirasa perlu untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten Banjarnegara,” ujar Masrofi.
Lebih jauh Masrofi juga meminta agar pembangunan berjalanan dengan baik, harus didukung dan dirawat bersama melalui partisipasi masyarakat.
“Kalau ada bangunan yang kurang apik yo diingatke, kalo ada yang kurang bener yo dibenerke. Harapannya hasilnya dapat berguna dan dapat dimanfaatkan dengan baik,” pinta Masrofi.
Sementara itu Plt Kepala DPKPLH Kabupaten Banjarnegara, Drs. Tulus Sugiharto M.Si dalam laporannya menuturkan, tahun ini Banjarnegara menerima dana DAK Tematik PPKT dengan nilai total 6.681.844.384, yang dialokasikan di Kampung Poncol Desa Batur. Di lokasi kegiatan ini terdapat 370 jiwa dengan 108 Kepala Keluarga.
“DAK Tematik PPKT merupakan kolaborasi antara pemerintah Pusat dengan pemerintah daerah untuk penanganan permukiman, khususnya di Kampung Poncol RT. 9 RW 03. Tahun ini kita mendapatkan DAK sebesar Rp. 6.681.844.384. Terima kasih untuk semua pihak yang telah membantu mengawal prosesnya dari awal,” kata Tulus.
Tulus menjabarkan, anggaran sebesar itu telah dialokasikan untuk kegiatan pembangunan penanganan permukiman, meliputi : Pertama, bidang perumahan untuk peningkatan kualitas RTLH 6 unit @ 20.000.000, total Rp.120.000.000. Untuk rehab konstruksi 13 unit @ 20.000.000 total Rp.260.000.000. Untuk Pembangunan Baru backlog 5 unit @ 50.000 total 250.000.000. Untuk Pembangunan Baru (in Situ) 23 unit @ 50.000 total Rp. 1.150.000.000. secara swakelola.
Baca juga: Pengeroyokan 4 Pria Diduga Komplotan Maling Mobil di Pati Salah Sasaran, Polisi Tahan 2 Warga
Kedua, bidang air minum berupa pembangunan Sarana Air Minum (SAM) 1 unit Rp. 272.516.000 secara Swakelola. Ketiga, bidang Pengelolaan Air Limbah berupa Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal 2 unit masing-masing Rp. 599.262.281 dan Rp. 584.457.719, juga secara Swakelola
Keempat, bidang Pengelolaan Persampahan, berupa pembangunan TPS 3R atau Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle. Yaitu merupakan pola pendekatan pengelolaan persampahan pada skala komunal atau kawasan, dengan melibatkan peran aktif pemerintah dan masyarakat, melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Bidang ini mendapatkan alokasi 1 unit Rp. 600.000.000, secara swakelola.
Kelima, bidang Permukiman berupa Jalan dan Drainase Lingkungan sepanjang 1.352 meter senilai Rp. 2.845.208.384 yang dikerjakan dengan sistem Kontraktual.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.