Berita Jateng
Perpusda Wonosobo Simpan 133 Lebih Naskah Kuno, Sudah Didigitalisasi
kegiatan ini untuk mengajak masyarakat melakukan pelestarian terhadap naskah kuno yang dimiliki.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Acara Sosialisasi Pengelolaan dan Pelestarian Naskah Kuno Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Wonosobo berlangsung di ruang rapat dinas setempat, Selasa (4/6/2024).
Kepala Dinas Arpusda Kabupaten Wonosobo, Bagyo Sarastono mengatakan kegiatan ini untuk mengajak masyarakat melakukan pelestarian terhadap naskah kuno yang dimiliki.
Bagyo menjelaskan, sejauh ini Dinas Arpusda telah melakukan upaya digitalisasi atau alih media terhadap naskah-naskah kuno yang ada di masyarakat.
Pihaknya juga telah menjalin kerjasama dengan beberapa pihak untuk dapat melakukan hunting naskah-naskah kuno yang ada di Wonosobo.
"Kita imbau kepada masyarakat yang punya naskah kuno bisa dipinjamkan ke Dinas Arpusda untuk kita digitalisasi atau alih media tujuannya agar lestari, bisa dibaca anak cucu kita," ungkapnya.
Bagyo mengatakan hingga saat ini ada sebanyak 133 lebih naskah kuno yang telah dikumpulkan Dinas Arpusda Wonosobo.
Baca juga: Bukan Kota Santri, Kabupaten Penghasil Migas di Jateng Ini Punya Program Sekolah Sisan Ngaji
Ia menambahkan bagi masyarakat yang mau melakukan digitalisasi naskah kuno ke Dinas Arpusda Wonosobo, naskah asli akan tetap dikembalikan. Hasil soft file digitalisasi juga akan diberikan bersama box khusus untuk menyimpan naskah kuno tersebut agar tetap terjaga.
"Kita harapkan pihak-pihak yang mengikuti sosialisasi ini dapat menyebarkan ke masyarakat agar dapat melakukan pengelolaan dan pelestarian naskah kuno dengan baik," pungkasnya.
Sementara itu, Pustakawan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Budi Wahyono yang turut hadir menjadi pemateri sosialisasi hari ini, mengapresiasi langkah Dinas Arpusda Wonosobo dalam pengelolaan naskah kuno.
Menurutnya, Kabupaten Wonosobo menjadi salah satu pengelolaan naskah kuno yang sudah cukup baik di Provinsi Jawa Tengah.
"Jadi Wonosobo satu langkah lebih baik bila dibandingkan dengan kabupaten lain. Terbukti Dinas Arpusda Wonosobo telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak terkait pengumpul ataupun pelestarian naskah kuno ini," ungkapnya.
Baca juga: Siap-siap, Bikin SIM Harus Terdaftar sebagai Peserta BPJS Kesehatan atau JKN. Uji Coba Mulai 1 Juli
Ia mengaku pihaknya akan berkerjasama dengan kabupaten-kabupaten di Jawa Tengah terkait pengelolaan dan pelestarian naskah kuno.
Menurutnya, naskah kuno memiliki nilai penting di dalamnya. Dengan ini perlu adanya upaya penyelamatan fisik maupun informasi.
"Harapannya semakin banyak yang terselamatkan fisik maupun isinya. Ke depannya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," imbuhnya. (ima)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.