Jumat, 24 April 2026

Berita Cilacap

Fakta Mencengangkan, 2300 Lebih Warga Kabupaten Cilacap Mengidap AIDS

Menurut Wayan, tindakan preventif seperti edukasi dan sosialisasi di masyarakat menjadi sangat penting dilakukan.

Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: khoirul muzaki
Pingky Anggraeni/Tribunbanyumas.com
Kegiatan sosialisasi pencegahan HIV - AIDS dan tes pemeriksaan HIV di aula gedung PLN Indonesia Power UBP Adipala, Cilacap. Rabu (29/5/2024). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Sebagai upaya untuk mencegah dan menanggulangi penyakit HIV-AIDS di lingkungan kerja, PLN Indonesia Power UBP Adipala menggelar sosialisasi dan pengecekan HIV. Rabu (29/5/2024).


Sosialisasi dan pengecekan HIV dilakukan terhadap 50 orang karyawan di sana.


Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung PLN Indonesia Power UBP Adipala ini dimulai dengan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan HIV - AIDS di lingkungan kerja yang dilanjut dengan pemeriksaan HIV.


Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Adipala I Wayan Arimbawa menjelaskan bahwa kegiatan yang digelar tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.

Baca juga: Pemkab Kebumen Bagi Makanan Gratis untuk Ribuan Lansia Pagi dan Siang, Tiap Porsi Rp 22 Ribu


Berkolaborasi dengan Pemkab Cilacap serta Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Cilacap, PLN Indonesia Power UBP Adipala berupaya menurunkan angka HIV di Kabupaten Cilacap.


"Pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS menjadi salah satu program yang kami jalankan dalam tanggung jawab sosial perusahaan. Di sini kami berharap, apa yang dilakukan dapat mendukung dan bisa menanggulangi serta menurunkan kasus-kasus orang dengan hiv-aids (ODHA) di Cilacap," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com


Dalam upaya tersebut, PLN Indonesia Power UBP Adipala tidak hanya memberikan pengobatan kepada  para penderita AIDS di Cilacap namun yang utama adalah memberikan edukasi kepada masyarakat.


Menurut Wayan, tindakan preventif seperti edukasi dan sosialisasi di masyarakat menjadi sangat penting dilakukan.


Dengan tindakan preventif tersebut masyarakat akan memahami bagaimana seluk beluk penyakit AIDS, termasuk bagaimana penularannya dan pengobatannya serta gaya hidup pengidapnya.

 

Baca juga: Wajib Tahu, Masa Depan Kabupaten Purbalingga Ditentukan dari Sini Cek Isinya


Sehingga terbentuklah pola pikir dan gaya hidup masyarakat agar bisa terhindar dari penyakit tersebut.


"Tindakan preventif sangat penting sehingga peran kami sebagian besar adalah sosialisasi dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana pencegahan, termasuk juga memberikan penyuluhan," ujarnya.


Rupanya upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS yang dilakukan PLN Indonesia Power UBP Adipala tidak hanya berfokus di lingkungan kerja mereka saja, namun juga menyasar anak sekolah di Kabupaten Cilacap.


Dikatakan Wayan bahwa pihaknya bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Cilacap telah melakukan sosialisasi dan edukasi di sejumlah sekolah tingkat atas di Cilacap.


Termasuk juga Perguruan Tinggi yang ada di Kabupaten Cilacap.


Sosialisasi dan edukasi tersebut dimaksudkan sebagai upaya pencegahan HIV-AIDS untuk generasi penerus di Cilacap.


Lebih lanjut, terkait tes pemeriksaan HIV Wayan menuturkan bahwa untuk pengadaannya disesuaikan dengan prosedur dan periode yang telah ditetapkan KPA Cilacap.


Adapun tes pemeriksaan tersebut dilakukan oleh tenaga medis dari Puskesmas Adipala 1 yang hadir di aula gedung PLN Indonesia Power UBP Adipala.


"Untuk VCT kami adakan sesuai dengan prosedur yang sudah ada sedangkan untuk periodenya kami menyesuaikan dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Cilacap serta Dinas Kesehatan.
Kami sebagai salah satu elemen di Kabupaten Cilacap kapanpun dibutuhkan kami sangat siap," kata dia.


Sementara itu Pj Bupati Cilacap Awaluddin Muuri menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang diadakan PLN Indonesia Power UBP Adipala.


Menurut Awaluddin kegiatan kolaborasi PLN Indonesia Power UBP Adipala dengan KPA Cilacap telah mendukung pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV - AIDS di Cilacap.


Terlebih sejak tahun 2006 hingga saat ini total ada sekitar 2300an orang di Kabupaten Cilacap yang mengidap AIDS termasuk anak-anak.

Baca juga: Pencari Sampah Ditemukan Meninggal di Waduk Mrica Banjarnegara


"Tadi sudah disampaikan sejak 2006 sudah 2300an orang yang terkena AIDS di Cilacap, termasuk juga anak-anak.
Oleh karena itu kita harus bahu-membahu mencegah HIV-AIDS di Cilacap melalui berbagai upaya seperti saat ini bekerjasama dengan berbagai stakeholder salah satunya dengan perusahaan," ujar Awaluddin.


Diungkapkan Awaluddin bahwa Pemkab Cilacap tak henti-hentinya melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran penyakit HIV terutama di sekolah-sekolah.


Salah satunya dengan memberikan edukasi, mendatangi sekolah dan berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat termasuk komunitas pemuda di Kabupaten Cilacap.


"Yang jelas yang sudah terkena (read HIV) kita obati, kita beri perawatan secara rutin.
Untuk upaya pencegahan kita sosialisasikan terus, seluruh elemen masyarakat ikut terlibat terutama pemuda maka kita juga libatkan dari GENRE, komunitas pemuda," kata dia. (pnk)

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved