Berita Sukoharjo

Fakta Baru Pembunuhan Perempuan di Sukoharjo: Sempat Diracun Tikus hingga Karaoke setelah Kejadian

Fakta baru terungkap dalam kasus pembunuhan SER, perempuan berhijab yang ditemukan di parit Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo.

Editor: rika irawati
TribunSolo.com/Anang Ma'ruf
Para tersangka memeragakan proses pembunuhan dalam rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP) di Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Senin (27/5/2024). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SUKOHARJO - Fakta baru terungkap dalam kasus pembunuhan SER (22), perempuan berhijab yang ditemukan di parit Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng).

Dalam rekonstruksi yang digelar Senin (27/5/2024), para pelaku ternyata sempat meracuni korban dengan racun tikus yang dicampur susu.

Namun, upaya itu gagal.

"Jadi, berawal hanya diracun tikus. Namun, si pelaku ini tidak sadar racun tikus dicampur dengan susu itu akan netral."

"Setelah diracun tikus, (korban) tidak apa-apa. Pelaku bingung, kemudian menghabisi korban dengan cara menjerat menggunakan tali sabuk dan kedua orang (pelaku) memukulinya dengan batu," kata Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit saat rekonstruksi, Senin.

Rekonstruksi pembunuhan itu dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.

Baca juga: Identitas Mayat Perempuan di Sukoharjo Terungkap: Warga Karanganyar, Tak Pulang Sejak H-2 Lebaran

Tiga orang pelaku dihadirkan dalam rekonstruksi. Mereka adalah DP (22), RMS (21), dan GS (29).

Selain warga, rekonstruksi pembunuhan ini juga disaksikan ayah SER, Sarno (50).

Sigit mengatakan, ada 27 adegan diperagakan tiga pelaku pembunuhan dalam rekonstruksi.

Dalam adegan membuang mayat, ketiganya sempat berniat memindahkan jasad korban yang dibuang ke parit dekat pemakaman Desa Jatisobo.

Tapi, lanjut Sigit, mereka urung memindahkan mayat korban yang terbungkus plastik itu karena sudah mengeluarkan bau.

"Sehingga, pada saat penemuan, mayat masih ada di lokasi semula," terang dia.

Karaoke setelah Membunuh

Sigit menambahkan, dari rekonstruksi juga terungkap, pelaku menuju tempat karaoke di daerah Kartasura setelah menghabisi korban.

Mereka bersenang-senang menggunakan uang hasil menjual harta korban berupa HP dan kendaraan, melalui COD.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved