Berita Semarang

Bayi Ditinggal di Teras Rumah Warga Kuningan Semarang, Ada Secarik Kertas 'Mbak Tolong Jaga Anakku'

Bayi laki-laki ditemukan di dalam ember di teras rumah warga di Jalan Tambra Dalam Kelurahan Kuningan, Kota Semarang, Senin pagi.

TRIBUNBANYUMAS/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Bayi laki-laki ditemukan di dalam ember di teras rumah warga di Jalan Tambra Dalam 11 RT 03 RW 11 Kelurahan Kuningan, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (6/5/2024) pagi. Bayi kemudian dievakuasi ke Puskesmas Bandarharjo Semarang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Bayi laki-laki ditemukan di teras rumah warga jalan Tambra Dalam 11 RT 03 RW 11 Kelurahan Kuningan, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (6/5/2024) pagi.

Bayi tersebut diletakkan di dalam ember disertai popok bayi, susu formula, botol susu, dan secarik surat bertuliskan 'Mbak tolong jaga anakku'.

Bayi tersebut ditinggalkan di rumah sekaligus tempat usaha laundry milik Fitriana.

Lurah Kuningan Andi Wijanarko mengatakan, bayi itu ditemukan Fitriana pukul 06.30 WIB.

Bayi itu dibalut daster yang kemudian diletakkan di dalam ember.

"Di dalam ember itu sudah ada popok bayi, susu formula, botol susu dan secarik surat bertuliskan 'mbak tolong jaga anakku'," ungkap Andi.

Menurut Andi, sebelum bayi ditemukan, tetangga Fitriana mendengar suara gemuruh dari arah rumah Fitriana, sekira pukul 04.00 WIB.

Tetangganya itu baru memberitahu setelah Fitriana teriak minta tolong saat menemukan bayi.

"Bayi itu langsung dibawa Fitriana ke Puskemas Bandarharjo untuk dilakukan penanganan," imbuhnya.

Andi mengatakan, masih ada tali pusar yang telah kering beserta ari-arinya yang masih nempel saat bayi ditemukan.

Hasil pemeriksaan, bayi tersebut memiliki panjang 50 sentimeter dan berat 2,6 kilogram.

"Hasil pemeriksaan bidan Erna, bayi diperkirakan lahir sekitar malam hari. Di dalam popok, ada kotorannya," tuturnya.

Menurut Andi, kabar penemuan bayi itu membuat warga tertarik mengadopsi. Termasuk, dari keluarga Fitriana.

"Saat ini, kami sedang menunggu dari Dinas Sosial," katanya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved