Berita Wonosobo

Pilih Tak Demo, Mahasiswa Gambar Bersama Sosok Marsinah saat Hari Buruh di Wonosobo

Mereka menggambar wajah Marsinah di kain besar berwarna putih yang dibentangkan di Alun-alun Wonsoobo.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: mamdukh adi priyanto
imah masitoh/tribunbanyumas.com
Sejumlah mahasiswa menggambar sosok Marsinah saat peringatan Hari Buruh atau Mau Day di Alun-alun Wonosobo, Rabu (1/5/2024). Dipilihnya sosok Marsinah dalam kegiatan menggambar bersama ini merupakan wujud apresiasi atas jasanya yang telah memperjuangkan hak-hak para buruh pada masanya. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Memperingati Hari Buruh atau May Day, sejumlah mahasiswa di Wonosobo tidak melakukan aksi demo, melainkan memilih menggambar sosok Marsinah, Rabu (1/5/2024).

Mereka menggambar wajah Marsinah di kain besar berwarna putih yang dibentangkan di Alun-alun Wonsoobo.

Ketua 2 Bidang Eksternal PC PMII Wonosobo, Hamdan Abror mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk mengekspresikan momentum Hari Buruh yang diperingati setiap tanggal 1 Mei.

Baca juga: Letusan Senjata dan Semprotan Water Canon dari Aparat Warnai Demo Hari Buruh di Depan DPRD Jateng

Ia menjelaskan, dipilihnya sosok Marsinah dalam kegiatan menggambar bersama ini merupakan wujud apresiasi atas jasanya yang telah memperjuangkan hak-hak para buruh pada masanya.

"Marsinah merupakan tokoh perempuan yang dulu dikriminalisasi, dibunuh karena sempat menyuarakan hak-hak buruh untuk mendapatkan kelayakan jam kerja maupun upah," ungkapnya.

Menurutnya, saat ini sudah selayaknya para buruh mendapatkan hak-haknya dengan baik dan lebih sejahtera.

Terkait dengan UMR yang didapat buruh khususnya di Wonosobo masih termasuk rendah di Jawa Tengah.

Baca juga: Kado Indah May Day, Anak Buruh Juara Olimpiade Sains Nasional di Purbalingga Terima Penghargaan

Diharapkan ke depannya akan terus naik di tengah harga kebutuhan yang juga terus mengalami kenaikan setiap saat.

"Untuk buruh lebih disejahterakan lagi yang paling mendasar mendapatkan keadilan, kesejahteraan berdasarkan nilai-nilai lokalitas yang ada berdasarkan situasi lokal daerah yang ada," tandasnya.

Selain menggambar bersama, dalam kegiatan ini juga diadakan lapak baca yang disediakan untuk masyarakat umum. (*)

Baca juga: Selain Upah Buruh Terendah, Angka Pengangguran di Banjarnegara Tinggi Melebihi Provinsi dan Nasional

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved