Berita Cilacap
Jaraknya Kurang 1 KM dari Garis Pantai, Desa di Cilacap Ini Rawan Terdampak Tsunami
Simulasi evakuasi mandiri yang digelar di Desa Karangkandri, Kecamatan Kesugihan ini melibatkan berbagai lapisan masyarakat
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Dalam peringatan Hari Kebencanaan Nasional tingkat Kabupaten Cilacap, sebanyak 100 orang mengikuti simulasi evakuasi mandiri bencana gempa dan tsunami, Jumat (26/4).
Simulasi evakuasi mandiri yang digelar di Desa Karangkandri, Kecamatan Kesugihan ini melibatkan berbagai lapisan masyarakat dan pegiat bencana di desa setempat.
Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan pada pukul 10.00 WIB seluruh sirine dan kentongan dibunyikan sebagai tanda bahwa masyarakat Kabupaten Cilacap berada di zona bahaya atau zona merah.
Dalam waktu 30 menit mereka didorong untuk bisa segera mengungsi ke daerah yang aman.
Baca juga: 7 Orang Ambil Formulir Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati di DPC PDIP Banyumas, Ada Pak Kades
"Tadi sudah dilakukan gladi simulasi evakuasi mandiri penanganan bencana yang diikuti 100 orang. Semuanya berjalan lancar dan apabila ada kekurangan tentu nanti akan kita perbaiki," kata Pj Bupati Cilacap Awaluddin Muuri kepada Tribunbanyumas.com
Dijelaskan Awaluddin bahwa tujuan digelarnya simulasi evakuasi mandiri ini adalah untuk mengetahui berapa persen masyarakat yang mampu mencapai zona aman atau zona hijau sesuai permodelan dari BMKG.
Kemudian untuk mengetahui pula apa saja yang dibutuhkan dalam upaya pengurangan resiko bencana, baik saat kejadian bencana maupun setelahnya.
"Kegiatan ini untuk menilai juga seberapa cepat masyarakat merespon tanda peringatan dini yang dikeluarkan BMKG dan BPBD terkait gempa dengan kekuatan 8,7 SR yang berpotensi terjadinya tsunami," jelasnya.
Baca juga: Bidik Wakil Bupati, Mantan Anggota DPRD Banyumas 4 Periode Sardi Susanto Siap ke Pilkada Lewat PDIP
Adapun pemilihan desa Karangkandri sebagai lokasi simulasi bencana bukan tanpa alasan.
Pasalnya desa Karangkandri terletak di pesisir pantai dengan jarak pemukiman penduduk terhadap garis pantai kurang dari 1 kilometer.
Selain itu, desa Karangkandri juga merupakan 1 di antara 6 Desa Tangguh Bencana (Destana) di Kabupaten Cilacap yang dilakukan Proyek Prakarsa Ketangguhan Bencana Indonesi atau IDRIP.
"Di Cilacap ada 6 Destana seperti di Sidakaya, Tegalkamulyan, Cilacap, Karangkandri, Welahan Wetan dan Widarapayung Kulon.
Tahun ini disini, mungkin tahun berikutnya nanti ganti-gantian desa lainnya," ungkap Pj Bupati.
Selain dilakukan simulasi evakuasi mandiri bencana gempa dan tsunami, hari ini Pemkab Cilacap juga meresmikan gudang logistik dan menerima bantuan perahu dari PLTU S2P Cilacap yang nantinya dapat digunakan untuk penanganan bencana di Cilacap. (pnk)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.