Berita Jateng

Heboh Gunung Api Baru Muncul di Grobogan Usai Gempa Tuban Benarkah? Ini Tanggapan Badan Geologi

lumpur asin tersebut beraroma belerang dan telah meluber sejauh sekitar 100 meter dengan kedalaman 15 sentimeter.

Editor: khoirul muzaki
Istimewa
Mud Vulcano bledug Kramesan Grobogan 

TRIBUNBANYUMAS.COM, GROBOGAN- Beredar di media social, sebuah gundukan berbentuk seperti gunung berapi muncul di Grobogan, Jateng setelah gempa Bawean, Tuban, Jumat (22/3/2024).

Gundukan mirip gunung itu disebut berlokasi di tengah sawah. Kepala Desa Grabagan, Eko Setyawan membenarkan keberadaan gundukan tanah yang muncul di Desa Grabagan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

"Tadi pukul 16.00 WIB lumpur muntah dan melimpas. Saat ada gempa besar pasti muntah. Ibarat mangkok yang digoyang-goyangkan pasti tumpah," kata Eko, dilansir dari Kompas.com

Ia mengungkapkan, lumpur asin tersebut beraroma belerang dan telah meluber sejauh sekitar 100 meter dengan kedalaman 15 sentimeter.

Luapan lumpur tersebut berhenti sekitar pukul 21.00 WIB.

Baca juga: Merinding! Ribuan Makam Harus Dibongkar Imbas Proyek Tol Solo-Jogja, Ada yang Berada di Badan Jalan

Terpisah, Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Muhammad Wafid A.N mengatakan, fenomena alam itu adalah gunung lumpur atau mud vulcano.

Semburan gunung lumpur tersebut meningkat pasca gempa di Bawean pada Jumat (22/3/2024) dengan magnitudo 6,5.

Gempa  berpotensi menyebabkan terbukanya rekahan-rekahan yang dilewati oleh material lumpur di dalam Bumi.

Sehingga material mud diapir akan bergerak naik dan ada penambahan debit material.

Namun adanya kompresi dan tekanan tektonik pada area tersebut akan melahirkan titik kesetimbangan seperti saat sebelum terjadi gempa.

Baca juga: Beras Cuma Rp 52 ribu per 5 Kg di Pasar Murah Ramadan Purbalingga, Cek Jadwal dan Lokasi Berikutnya

“Gempa menyebabkan sistem migrasi hidrokarbon maupun lumpur menjadi lebih aktif karena adanya bukaan berupa rekahan maupun patahan sebagai akibat adanya gempa dangkal ini," kata Wafid

Wafid memastikan fenomena tersebut merupakan hal yang biasa terjadi lantaran terjadi di Bledug Kramesan.

Fenomena gunung lumpur tersebut juga tidak mengindikasikan munculnya gunung api.

Pasalnya,  lokasi keberadaan gunung lumpur tidak berada dalam tatanan gunung api.


Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Viral Gunung Baru Muncul di Grobogan Setelah Gempa Tuban, Fenomena Apa? Ini Penjelasan PVMBG, https://jateng.tribunnews.com/2024/03/26/viral-gunung-baru-muncul-di-grobogan-setelah-gempa-tuban-fenomena-apa-ini-penjelasan-pvmbg?page=2.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved