Berita Demak
Banjir Demak Meluas hingga Merendam 89 Desa, 22.725 Orang Mengungsi
Banjir Demak terus meluas hingga merendam 89 desa di 11 kecamatan sehingga menyebabkan 22.725 orang mengungsi.
TRIBUNBANYUMAS.COM, DEMAK - Banjir Demak terus meluas sehingga menyebabkan 22.725 orang mengungsi.
Data Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak, Senin (18/3/2024), banjir telah merendam 89 desa di 11 kecamatan.
Banjir di Demak dipicu jebolnya enam tanggul sungai di wilayah tersebut.
Kecamatan yang terdampak banjir itu adalah Kecamatan Demak, Kecamatan Karangtengah, Kecamatan Sayung, Kecamatan Mranggen, dan Kecamatan Wonosalam.
Kemudian, Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Karangawen, Kecamatan Kebonagung, Kecamatan Guntur, Kecamatan Dempet, dan Kecamatan Gajah.
"Sebanyak 93.149 jiwa terdampak dan 22.725 jiwa di antaranya mengungsi. Pemerintah Kabupaten Demak telah mendirikan posko pengungsian di 45 titik," ucap Abdul Muhari, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dalam rilisnya, Senin.
Baca juga: Banjir Demak Meluas, Alun-alun hingga Jalur Menuju Terminal dan Pasar Bintoro Demak Terendam Air
Sementara, Personel Pusdalops BPBD Demak Rizka melaporkan, ketinggian air di wilayah Demak kota pada Senin pagi mencapai sekitar 50 sentimeter.
Hingga Senin siang, evakuasi terhadap korban banjir terus berlangsung meski arus banjir, terutama di ruas Jalan Demak-Kudus, semakin deras dan berpotensi membahayakan perahu evakuasi.
Bantuan Rp250 Juta untuk Wilayah Banjir
Terpisah, Provinsi Jawa Tengah pada hari ini, Senin (18/3/2024) menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana di kantor Gubernur Provinsi Jawa Tengah.
Rapat ini dihadiri Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Suharyanto, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Dwikorita Karnawati, Kapolda Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Pangdam IV/Diponegoro Deddy Suryadi, dan Komisi VIII DPR RI Wisnu Wijaya AP.
Rapat koordinasi diikuti bupati dan wali kota serta perwakilan organisasi perangkat daerah terdampak bencana banjir di Jawa Tengah.
Baca juga: Demak dan Kudus Kembali Terendam Banjir, Warga Mengungsi di Kolong Jembatan Hingga Gedung DPRD
Dalam kesempatan tersebut, BNPB menyerahkan bantuan dukungan operasional guna percepatan penanganan bencana banjir di wilayah Jawa Tengah berupa Dana Siap Pakai (DSP).
Ada sembilan pemerintah daerah terdampak banjir yang mendapat bantuan, masing-masing sebesar Rp250.000.000.
Sembilan daerah penerima bantuan itu adalah Kota Semarang, Kabupaten Kudus, Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Kendal, Kabupaten Blora, Kabupaten Jepara, Kabupaten Pati, dan Kabupaten Pekalongan.
| Bersembunyi di Garasi saat Main Petak Umpet, Bocah 8 Tahun di Demak Tewas Tesengat Listrik |
|
|---|
| Transfer Pusat Terlambat, Ratusan Guru PAI Demak Belum Terima Gaji Ke-13 dan THR 2025 |
|
|---|
| Polres Demak Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Pengeroyokan Pesilat Muda Pagar Nusa |
|
|---|
| Pelaku Pengeroyokan di Jembatan Flyover Mranggen Ditangkap, Pagar Nusan Apresiasi Polres Demak |
|
|---|
| SMKN 1 Karangawen Demak Terbukti Jual Seragam ke Siswa, Kepala Sekolah Langsung Dimutasi ke Pati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/warga-demk-menerobos-banjir-di-jembatan-tanggulangin-minggu-1732024.jpg)