Berita Banjarnegara

Kisah Ibu-ibu Pengajian di Banjarnegara Copot Perhiasan yang Dipakai untuk Sumbang Palestina

untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina maka warga bisa berdonasi dengan rizki yang dipunya

Editor: khoirul muzaki
Istimewa
Pengajian dihadiri ulama dari Palestina di masjid Assyfa Banjarnegara beberapa waktu lalu 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA- Ramadan hari pertama, Selasa (12/3/2024) lalu di Banjarnegara dimeriahkan dengan kajian yang mendatangkan Syaikh dari Palestina di Masjid Asy Syfa, Semampir, Banjarnegara.

Kajian yang dihadiri ratusan orang itu sedianya dihadiri oleh Dr Hassan Rasyid, namun karena berhalangan diganti dengan Syeikh Abdurrahman Riyadh Sawaqif.

Acara dipandu oleh penerjemah Ustadz Taryudi, Pengasuh Pondok Pesantren Harapan Umat Purbalingga yang juga pengurus Komisi Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Wilayah Jawa Tengah.


Dalam materinya, Syeikh Abdurrahman merasa bahagia berada di tempat di mana banyak orang berkumpul untuk mengikuti majelis ilmu dengan tenang dan damai, tempat di mana banyak dibacakan Al Quran.

Baca juga: Inflasi Purbalingga Februari 2024 Capai 2,43 Persen YOY, Pemkab Bakal Gelontor 700 Ton Beras


“Masjid ini snagat berkesan karena namanya sama dengan sebutan lain Al Qur'an yakni Asy Syifa dan sama juga dengan nama sebuah Rumah Sakit di jalur Gaza,” ujar Abdurrahman.


Ia juga menyampaikan tentang keutamaan Al Qur'an. Di mana semua yang terhubung dengan Al Quran akan mencapaik titik tertingginya. Karenanya, tambahnya, Ramadhan menjadi mulia sebab menjadi bulan turunnya Al Quran.

Rosulullah Muhammad mulia karena menjadi manusia yang menerima wahyu Al Qur'an. Sehingga penting bagi umat Islam untuk senantiasa mempelajari dan mengajarkan Al Qur'an.


Syeikh Abdurrahman pun memberikan apresiasi terhadap Yayasan Lentera Ilmu yang membina pembelajaran Al Quran untuk muslimah melalui LTQ Cahaya Hati. Selanjutnya ia juga menyampaikan kondisi di Palestina.


“Penjajahan Israel pada hakikatnya sudah dimulai sejak 70 tahun yang lalu, bukan hanya sejak 7 Oktober 2023. Saat ini bantuan sulit masuk ke Palestina, salah satu titik yang bisa dmasuki adalah melalui Rafah yg berbatasan dengan Mesir. Shingga banyak pengungsi berkumpul di daerah Rafah,” jelas Abdurrahman.


Saat ini di Jalur Gaza tambahnya, banyak didirikan majelis-majelis yang memfasilitasi anak-anak dan oaring dewasa yang ingin belajar membaca Al Quran dan buka 24 jam.


“Kami masyarakat palestina percaya bahwa kemenangan dapat diraih dengan Al Quran,” tandas Syaikh Abdurrahman.

Baca juga: Dua Truk Tabrakan di Jalan Raya Jatilawang Banyumas, Sopir dan Kernet Terluka


Kepada para guru pengajar Quran di LTQ Cahaya Hati Syaikh Abdurrahman memberikan nasihat bahwa Quran itu adalah cahaya. Bahwa orang yang terbaik adalah orang mempelajari dan mengajarkan Al Quran.

Pahala mengajar Al Quran akan mengalir, dan mendatangkan keberkahan. Para pengajar Al Quran juga merupakan keluarga Allah yang dimuliakan di dunia ini.


Ketua Takmir Masjid Asy Syifa Tursiman mengungkapkan kajian ini merupakan salah satu bentuk pembelaan warga Banjarnegara terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.


“Konstitusi kita menyatakan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa, maka perjuangan rakyat Palestina harus kita dukung,” tandas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara itu.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved