Liga 1 2023

Pusing Cari Lokasi Derby Jateng, Panpel PSIS Serahkan ke PT LIB jika Tak Dapat Tempat Pertandingan

Panpel Pertandingan PSIS Semarang pusing mencari lokasi pertandingan derby melawan Persis Solo.

TRIBUNNEWS/Muhammad Nursina
Pesepak bola Persis Solo, Eky Taufik (kiri) menghadang pesepak bola PSIS Semarang, Giovani Numberi dalam lanjutan Liga 1 pekan 12 antara Persis Solo vs PSIS Semarang di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (16/9/2023) malam. Panpel Pertandingan PSIS Semarang pusing mencari lokasi derby PSIS vs Persis dan bakal menyerahkan ke PT LIB jika tak mendapat tempat bermain. 

"Kemudian, di Bantul, pemerintah kabupaten tidak memberikan rekomendasi penggunaan karena trauma terhadap laga bigmatch saat Persija menghadapi Persebaya, beberapa tahun silam," beber Agung.

Baca juga: PSIS Semarang vs Persis Solo Tidak di Moch Soebroto Magelang? Bakal Jauh dari Semarang

"Kalau di Solo, pada tanggal yang sama, (Stadion Manahan) sudah dibooking PSS Sleman lebih awal."

"Kami juga sudah mencoba untuk mengajukan perubahan jadwal menjadi tanggal 17 Maret, pihak pengelola menyetujui namun pihak keamanan tidak merekomendasikan karena faktor keamanan dan kami direkomendasikan untuk mencari alternatif tempat lain."

"Kami juga ajukan Stadion Brawijaya Kediri namun pihak keamanan merekomendasikan pertandingan tanpa penonton."

"Ini justru akan menyulitkan pertandingan di sana dengan menimbang beberapa macam risiko, seperti masih dekatnya jarak Kediri ke Semarang dan Solo," lanjut Agung.

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) PSIS Yoyok Sukawi mengatakan, panpel telah bekerja keras mencari stadion alternatif supaya suporter PSIS bisa menyaksikan laga PSIS vs Persis.

Namun, jika lokasi pertandingan tak juga ditemukan, manajemen dan panpel PSIS akan menyerahkan sepenuhnya ke PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) sebagai operator liga untuk menggelar pertandingan PSIS vs Persis.

"Jika Bangkalan tidak dapat memberi rekomendasi, kami akan serahkan sepenuhnya ke PT LIB untuk menggelar pertandingan PSIS vs Persis," ucap Yoyok Sukawi. (*)

Baca juga: Umat Hindu Gelar Tawur Agung di Pelataran Candi Cetho Karanganyar, Bersiap Melaksanakan Nyepi

Baca juga: Puluhan Warga di Gentan Sukoharjo Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Makanan Seusai Syukuran

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved