Rabu, 13 Mei 2026

Berita Purbalingga

Lepas Pasukan Yonif 406 Candra Kusuma sebagai Satgas Perdamaian Dunia di Kongo, Ini Pesan Pangdam

Pasukan Yonif 406/Candra Kusuma Purbalingga terpilih sebagai satuan tugas pasukan pemeliharaan perdamaian dunia dalam Kontingen Garuda 39-F di Kongo.

Tayang:
TRIBUNBANYUMAS/DOK KODAM IV DIPONEGORO
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tandyo Budi saat melepas Satgas BGC TNI Konga 39-F Monusco di Yonif 406/CK, Sabtu (2/3/2024). Satgas BGC TNI Konga 39-F Monusco merupakan anggota pasukan Yonif 406/Candra Kusuma yang terpilih sebagai satuan tugas pasukan pemeliharaan perdamaian dunia PBB di Kongo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Pasukan Yonif 406/Candra Kusuma Purbalingga terpilih sebagai satuan tugas pasukan pemeliharaan perdamaian dunia dalam Kontingen Garuda 39-F di Kongo.

Satgas BGC TNI Konga 39-F Monusco diberangkatkan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tandyo Budi di Yonif 406/CK, Sabtu (2/3/2024).

Pangdam mengatakan, tugas operasi yang akan dijalankan merupakan kehormatan besar sekaligus kebanggan sebagai duta mewakili TNI, dalam misi tugas di level internasional.

"Operasi perdamaian itu merupakan implementasi atau wujud dari tujuan negara Indonesia sesuai UUD 1945, untuk turut berpartisipasi dalam memelihara perdamaian dunia. Dimana, saat ini, banyak negara di dunia dilanda krisis maupun konflik yang satu di antaranya adalah negara Kongo," ujar Pangdam dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (3/3/2024).

Menurutnya, sebagai main body Satgas, seluruh prajurit TNI ditekankan memahami dan memberikan warna dalam latihan PDT (pre deployment training).

Termasuk, menjadi pioner ujung tombak dari materi yang akan dilatihkan.

"Tanggal 4 April, Anda akan berangkat ke Kongo dan Anda akan membawa nama baik Purbalingga, Jawa Tengah, Kodam IV/Diponegoro, dan TNI AD. Khususnya lagi, Bangsa Indonesia," ujarnya.

Baca juga: Sosok Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tandyo, Gantikan Mayjen Widi Prasetijono

Baca juga: Lihat Oknum Polri/TNI tak Netral? Warga Kebumen Bisa Lapor ke Posko Dekat Alun-alun Pancasila

Pangdam mengingatkan agar selalu menjunjung nama baik selama pelaksanaan tugas.

Sebab, selain membawa nama baik pribadi, mereka juga membawa kehormatan Merah Putih.

"Laksanakan tugas secara penuh rasa tanggung jawab dan selalu junjung tinggi nilai-nilai budaya Bangsa Indonesia," imbuhnya.

Menurut Pandam, sejauh ini, TNI memiliki pengalaman cukup bagus di bawah bendera UN maupun PBB dalam misi perdamaian.

Pasukan Indonesia dikirim pertama kali pada tahun 1961 pada misi perdamaian dan mendapatkan hasil luar biasa.

Diapun mengimbau seluruh prajurit melanjutkan tradisi keberhasilan dengan profesionalisme dalam mengatasi berbagai keberagaman yang ada di wilayah penugasan.

Hal itu didasari dari keberagaman yang ada di Indonesia.

"Indonesia merupakan miniatur keberagaman yang ada di seluruh dunia. Kita dengan berbagai suku, agama, dapat bersatu. Maka, tunjukkan itu sebagai salah satu modal untuk memelihara perdamaian di dunia ini," tuturnya. (*)

Baca juga: Ganjar-Mahfud Unggul di Pemungutan Suara Pilpres 2024 di AS dan Australia, Prabowo-Gibran di Rusia

Baca juga: Akhirnya Evan Dimas Cetak Gol, PSIS vs Persik Babak 1: Tuan Rumah Unggul

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved