PSIS Semarang
Tak Keberatan Pemainnya Dipanggil Timnas Indonesia U-23, Begini Alasan Pelatih PSIS Gilbert Agius
Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius tak keberatan jika pemainnya dipanggil tim nasional (Timnas) Indonesia U-23 untuk Piala Asia U-23 2024.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius tak keberatan jika pemainnya dipanggil tim nasional (Timnas) Indonesia U-23 untuk Piala Asia U-23 2024.
Menurutnya, bermain untuk timnas merupakan prestasi tersendiri bagi seorang pemain.
Sikap Gilbert ini tentu berbeda dengan beberapa pelatih klub Liga 1 yang secara tegas menyatakan tak akan melepas pemain mereka ke Timnas Indonesia U-23.
Selain Piala Asia U-23 bukan agenda FIFA, klub mengaku tak bisa melepas pemain muda mereka lantaran regulasi Liga 1 yang mewajibkan mereka menurunkan pemain usia 23 sejak awal laga, minimal 45 menit jalannya pertandingan.
Klub yang telah menyatakan tak akan melepas pemain mereka adalah Persija Jakarta dan Borneo FC.
Kedua klub ini juga membutuhkan pemain U-23 untuk mempertahankan peringkat di klasemen sementara Liga 1 2023/2024.
"Mendapat panggilan timnas, bagi seorang pesepakbola, merupakan prestasi tersendiri. Tentu kami tidak akan menghalangi," kata Gilbert, Kamis (29/2/2024).
Baca juga: Polemik Klub Ogah Lepas Pemain, PT LIB Surati PSSI Minta Relaksasi Aturan Soal Pemain U-23
Sejauh ini, memang belum ada pemain PSIS yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas U-23.
Namun, ada beberapa pemain yang berpotensi bergabung ke skuad Garuda Muda, di antaranya Adi Satryo, Haikal Alhafiz, dan Alfeandra Dewangga.
Kendati demikian, Gilbert memahami jika muncul pro kontra atau polemik terkait pemanggilan pemain usia muda untuk timnas itu.
Menurutnya, harus ada solusi dan pembahasan antara klub dan federasi sepak bola Indonesia atau PSSI.
Apalagi, Piala Asia U-23 2024 digelar bukan saat kalender FIFA Matchday sehingga klub sebetulnya berhak tak melepas pemain ke tim nasional.
"Jadi, kita harus bicara lebih lagi, bahwa mereka boleh dipanggil kalau saat international match."
"Tapi, saat dipanggil, regulasi mengharuskan kita memakai pemain U-23. Jika mereka tetap memanggil pemain U-23, itu tidak seimbang," ungkap Gilbert.
Baca juga: Bandingkan dengan Suwon FC, Ketum PSSI Sentil Klub Liga 1 yang Ogah Lepas Pemain ke Piala Asia U-23
Pelatih asal Malta ini menegaskan, dia ingin membantu sepak bola Indonesia.
Perkuat Lini Tengah, PSIS Rekrut Luan Sergio Dias, Kahudi Puji Agresivitasnya |
![]() |
---|
Evaluasi Kahudi setelah PSIS Ditahan Imbang PSMS Medan: Pemain Masih Mengekor Tempo Lawan |
![]() |
---|
Profil Marko Ivanovic, Pemain Asing PSIS Semarang yang Baru Gabung |
![]() |
---|
PSIS Semarang Rencanakan Uji Coba Terakhir sebelum Championship, Banjir Tawaran Latihan Bersama |
![]() |
---|
Pelatih PSIS Tak Gentar Gabung di Grup Neraka Championship Liga 2: Tantangan Tingkatkan Level Pemain |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.