Olahraga
KONI Jateng Tepis Tuduhan Tak Transparan Pengelolaan Dana Hibah Pemprov
KONI Jateng menepis tuduhan tidak transparan dalam pengelolaan dana hibah dari Pemprov Jateng.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Badan Audit Internal (BAI) KONI Jateng, Sri Busono menepis tuduhan tidak transparan dalam mengelola dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah/ Pemprov Jateng.
Ia mengatakan, dalam mengelola dana hibah harus dirancang dan dimintakan persetujuan kepada pemberi atau pemeritah.
‘’Jadi tidak benar itu (tuduhan tak transparan).
Baca juga: Muncul di LPj, Manajemen Persiku 2021 Turut Diperiksa dalam Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Kudus
Bahkan salah besar kalau KONI disebut tidak transparan dalam mengelola keuangan,’" kata Sri Busono dalam diskusi dengan unsur pimpinan KONI Jateng dan para wartawan di Kantor KONI Jateng baru-baru ini.
Pernyataan itu disampaikan Sri Busono untuk menepis berita di media online terkait tudingan penyaluran dana pembinaan ke cabor tak transparan.
Dalam diskusi tersebut, hadir Wakil Ketua Umum II – V KONI Jateng, Soedjatmiko, Harry Nuryanto, Amir Machmud dan Sudarsono, Sekum Achmad Ris Ediyanto, Kabid Media - Humas KONI, Darjo Soyat, serta 12 wartawan olahraga Jateng.
"’Jadi keuangan itu harus diaudit oleh akuntan publik juga diperiksa Itwil dan BPK.
Jadi tidak main-main,’" tegasnya.
Penentuan Bantuan ke Cabor
Wakil Ketua Umum II KONI Jateng, Soedjatmiko menyatakan, dalam penentuan bantuan kepada cabang olahraga pihaknya membuat klasifikasi dengan penentuan cabor unggulan, dan atlet prioritas.
"Proposal masuk, kemudian diverifikasi oleh 15 orang.
Semua mengambil penentuan dalam keputusan," katanya.
Dalam penentuan cabang olahraga unggulan, tidak dilakukan serta merta.
Pihaknya memiliki data masing-masing cabor ada medali berapa, ada berapa atlet pelatnas, ada berapa atlet di SEA Games dan sebagainya.
Baca juga: Dalami Dugaan Dana Hibah KONI Jadi Bancakan, Kejari Kudus akan Periksa Lagi Mantan Bupati Hartopo
‘’Sehingga ada tujuh cabor yang prioritas unggulan satu.
Memang dalam kaidah pembinaan ada skala prioritas untuk menjalankan anggaran yang ada.
| Direnovasi, Kapasitas Stadion Jatidiri Malah Jadi Sedikit, Hanya 18.000 Penonton |
|
|---|
| Sosok Bagus Andrian John, Tangan Dinginnya Bikin Basket Kota Solo Berkembang |
|
|---|
| Klub Basket Anyar Kesatria Bengawan Solo Targetkan Lolos Playoff IBL |
|
|---|
| Pengurus Kecamatan PTMSI di Banyumas Dibentuk, Diharapkan Cetak Atlet Tenis Meja Berprestasi |
|
|---|
| Pra-Porprov Tenis Meja Jateng Berlangsung di Purwokerto Banyumas, PTMSI Targetkan Masuk 3 Besar PON |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/lambang-koni.jpg)