Minggu, 10 Mei 2026

Olahraga

KONI Jateng Tepis Tuduhan Tak Transparan Pengelolaan Dana Hibah Pemprov

KONI Jateng menepis tuduhan tidak transparan dalam pengelolaan dana hibah dari Pemprov Jateng.

Tayang:
net
Lambang KONI. KONI Jateng menepis tuduhan tidak transparan dalam mengelola dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah/ Pemprov Jateng. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Badan Audit Internal (BAI) KONI Jateng, Sri Busono menepis tuduhan tidak transparan dalam mengelola dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah/ Pemprov Jateng.

Ia mengatakan, dalam mengelola dana hibah harus dirancang dan dimintakan persetujuan kepada pemberi atau pemeritah.

‘’Jadi tidak benar itu (tuduhan tak transparan).

Baca juga: Muncul di LPj, Manajemen Persiku 2021 Turut Diperiksa dalam Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Kudus

Bahkan salah besar kalau KONI disebut tidak transparan dalam mengelola keuangan,’" kata Sri Busono dalam diskusi dengan unsur pimpinan KONI Jateng dan para wartawan di Kantor KONI Jateng baru-baru ini.

Pernyataan itu disampaikan Sri Busono untuk menepis berita di media online terkait tudingan penyaluran dana pembinaan ke cabor tak transparan.

Dalam diskusi tersebut, hadir Wakil Ketua Umum II – V KONI Jateng, Soedjatmiko, Harry Nuryanto, Amir Machmud dan Sudarsono, Sekum Achmad Ris Ediyanto, Kabid Media - Humas KONI, Darjo Soyat, serta 12 wartawan olahraga Jateng.

"’Jadi keuangan itu harus diaudit oleh akuntan publik juga diperiksa Itwil dan BPK.

Jadi tidak main-main,’" tegasnya.

Penentuan Bantuan ke Cabor

Wakil Ketua Umum II KONI Jateng, Soedjatmiko menyatakan, dalam penentuan bantuan kepada cabang olahraga pihaknya membuat klasifikasi dengan penentuan cabor unggulan, dan atlet prioritas.

"Proposal masuk, kemudian diverifikasi oleh 15 orang.

Semua mengambil penentuan dalam keputusan," katanya.

Dalam penentuan cabang olahraga unggulan, tidak dilakukan serta merta.

Pihaknya memiliki data masing-masing cabor ada medali berapa, ada berapa atlet pelatnas, ada berapa atlet di SEA Games dan sebagainya.

Baca juga: Dalami Dugaan Dana Hibah KONI Jadi Bancakan, Kejari Kudus akan Periksa Lagi Mantan Bupati Hartopo

‘’Sehingga ada tujuh cabor yang prioritas unggulan satu.

Memang dalam kaidah pembinaan ada skala prioritas untuk menjalankan anggaran yang ada.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved