Berita Wonosobo
Tenda Pendaki Gunung Prau Rusak Diamuk Badai, 3 Rombongan Diungsikan hingga Ada yang Pingsan
Akibat hujan badai yang menerjang, 3 rombongan pendaki di Gunung Prau via Patak Banteng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo diungsikan
Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Akibat hujan badai yang menerjang, 3 rombongan pendaki di Gunung Prau via Patak Banteng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo diungsikan.
Ketua Forum Komunikasi Prau Indonesia (FKPI) Wonosobo, Harsono mengatakan, hujan yang disertai badai angin terpantau terjadi sejak 3 hari terakhir.
Akibatnya, ada sebanyak 13 pendaki dari tiga rombongan di jalur Patak Banteng mengalami gangguan kesehatan.
Cuaca buruk belakangan ini, mengakibatkan tenda pendaki mengalami rusak akibat diterjang angin.
"Ada beberapa rombongan kita evakuasi ke Shelter Emergency yang bertempat di Sunrise Camp pada Sabtu (20/1/2024) malam. Sebagian ada yang tenda patah frame akibat badai, ada yang mengalami drop fisik," ucapnya siang tadi.
Baca juga: Gunung Merapi Kembali Mengamuk Hingga Lahirkan Hujan Abu, BPBD Jateng Ungkapan Dampaknya
Harsono mengungkapkan, pemberian fasilitas shelter tersebut, dikarenakan adanya salah satu pendaki yang sempat pingsan akibat kedinginan.
"Kita sediakan fasilitas kesehatan dan untuk emergency di shelter. Kasihan, mereka kedinginan dan kehujanan gara-gara tendanya rusak," ujarnya.
Harsono mengimbau kepada pendaki, agar mempersiapkan segala kebutuhan sebelum melakukan perjalanan di Gunung Prau termasuk melihat kondisi cuaca.
"Harus jaga-jaga terkait perlengkapan dan kesiapan. Karena cuaca ekstrem seperti ini jika tidak didukung dengan kesiapan yang memadai, lebih baik tidak mendaki terlebih dahulu karena berbahaya," pungkasnya. (ima)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.