Berita Jateng

Terungkap, Pemilik Ratusan Anjing dalam Truk adalah Warga Sragen. Beli dari Subang untuk Dikonsumsi

Polisi mengungkap ratusan anjing dalam satu truk yang dihentikan di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang merupakan milik warga Sragen.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
Dokumentasi DMFI
Ilustrasi. Seekor anjing dimasukkan dalam karung dan mulut terikat sebelum dijagal. Polisi mengungkap pemilik ratusan anjing dalam truk yang dihentikan di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, yang merupakan warga Gemolong, Sragen. Ratusan anjing itu dibeli dari Subang untuk dikonsumsi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Polisi mengungkap, DH (43), warga Gemolong, Kabupaten Sragen, sebagai pemilik ratusan anjing yang ditemukan dalam truk saat dihentikan polisi di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Sabtu (6/1/2024).

Anjing-anjing tersebut dibeli dari Subang, Jawa Barat, untuk dikonsumsi.

Hal ini diungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar di Mapolrestabes Semarang, Senin (8/1/2024).

Irwan mengatakan, saat truk tersebut dihentikan, truk dalam perjalanan mengantar anjing-anjing tersebut dari Subang ke Sragen.

"Tersangka utama, DH, yang berperan memesan (anjing) dari Subang ke Sragen," ujar Irwan.

Baca juga: 11 Anjing yang Diselamatkan dari Truk di Tol Kalikangkung Semarang Mati, Ratusan Lain Malnutrisi

Irwan mengatakan, DH sudah beberapa kali memesan anjing untuk konsumsi ini.

"DH pesan sudah beberapa kali. Bulan Desember 2023 saja sudah dua kali, tiap pesan ada 100-an. Yang viral kemarin, itu yang bagian dari mereka juga," ungkapnya.

Menurut Irwan, saat ini, penanganan kasus tersebut masih berjalan.

Pihaknya akan melakukan autopsi terhadap anjing yang mati saat pengiriman.

Autopsi lebih lanjut akan dilakukan di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

"Kalau anjing yang masih hidup, nanti kami bawa ke tempat penampungan anjing, dibantu para komunitas. Rencananya, (dibawa) ke Gunungpati," katanya.

Baca juga: Truk Pembawa Ratusan Anjing Dihadang di Tol Ngaliyan, Pelaku Ditangkap

Diberitakan sebelumnya, polisi beresama aktivis pecinta hewan menghentikan sebuah truk di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Sabtu sekitar pukul 22.30 WIB.

Dari pemeriksaan, truk tersebut mengangkut 226 anjing.

Data dari kepolisian, 12 anjing di antaranya mati karena lehernya terjerat dan mulut diikat tali.

Sementara, aktivis pecinta hewan yang terlibat dalam penanganan kasus ini menambahkan, beberapa anjing dalam kondisi kritis dan ratusan laini mengalami malnutrisi. (*)

Baca juga: Jelang Laga Uji Coba Kontra Iran, Jordi Amat Pastikan Timnas Indonesia dalam Kondisi Prima dan Siap

Baca juga: 4 Pemuda di Semarang Tewas setelah Tenggak Tester Miras Oplosan, Campurkan Etanol dan Sirup

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved