Piala Dunia U17

Canggih! CCTV di Area Manahan Solo Bisa Deteksi Suporter Mabuk, Pengamanan Piala Dunia U-17 Berlapis

Sebanyak 87 kamera pengawas atau CCTV dipasang di area Stadion Manahan sebagai bagian dari pengamanan penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023 di Solo.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Suasana di plaza Patung Soekarno di depan Stadion Manahan Solo, Jumat (3/11/2023). Polresta Solo memasang 87 kamera pengawas atau CCTV canggih di area Stadion Manahan sebagai bagian dari pengamanan penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023 di Solo. CCTV ini sangat canggih karena dilengkapi pendeteksi wajah dan retina. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Sebanyak 87 kamera pengawas atau CCTV dipasang di area Stadion Manahan sebagai bagian dari pengamanan penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023 di Solo.

Kamera pengawas yang dipasang pun sangat canggih.

Pasalnya, selain memiliki resolusi tinggi, kamera pengawas ini bahkan bisa mendeteksi kondisi seseorang, termasuk apakah dalam pengaruh minuman keras.

Hal ini diungkapkan Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi saat menerima kunjungan perwakilan FIFA di ruang TMC Polresta Solo, Senin (6/11/2023) siang.

Baca juga: Diminta Libur 40 Hari demi Piala Dunia U-17, 184 PKL di Solo Dapat Bantuan Rp1 Juta Per Orang

Dalam kesempatan itu, Iwan menjelaskan, CCTV yang dipasang dilengkapi pendeteksi wajah dan retina.

Hal ini juga memungkinkan petugas mendeteksi apakah sosok yang tertangkap kamera orang yang sedang dicari kepolisian atau daftar pencarian orang (DPO).

Sebanyak 87 CCTV yang ada dikawasan Manahan itu terintegrasi dengan ruang Traffic Management Control (TMC) di Mapolresta Solo.

Pengintegrasian CCTV tersebut digunakan untuk memantau kawasan Stadion Manahan guna mencegah ada pihak yang mengganggu gelaran Piala Dunia U-17.

"Jadi, ini baru ya. Memang, sebelumnya belum pernah. Jadi, CCTV ini terpasang di inti stadion, yakni di lapangan, kemudian lapis luar, sampai dengan lingkar luar stadion, dalam hal ini jalan-jalan yang mengelilingi stadion Manahan."

"Ini akan berfungsi selama 24 jam. Selain itu, dilengkapi dengan pendeteksi wajah. Ketika ada orang yang masuk DPO Polri masuk ke Manahan, akan menyalakan signal di TMC," ujar Iwan.

Tak hanya itu, kamera juga akan dilengkapi pendeteksi retina untuk mendeteksi apakah penonton tengah dalam pengaruh minuman keras (miras) atau narkoba.

Selain CCTV statis, ada pula sekitar 12 body camera yang terpasang di tubuh anggota dengan fungsi yang sama.

"Harapannya, yang tidak terpantau kamera statis, bisa terpantau kamera yang terpasang di badan anggota. Kami akan menekan potensi-potensi kerawanan yang menggagu jalannya laga," sambung Iwan.

Baca juga: Cek Stadion Manahan, PJ Gubernur Jateng Pastikan Solo Siap Gelar Piala Dunia U-17 2023

Iwan menambahkan, TMC akan menjadi posko Satgas Pengamanan Piala Dunia U-17.

"Jadi, kedatangan perwakilan FIFA tadi untuk menyaksikan bagaimana kami akan menyiapkan personil sekaligus peralatan dan pergelaran pasukan," terang Iwan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved