Minggu, 12 April 2026

Kecelakaan Pikap Terguling

KRONOLOGI Pikap Terbalik di Kedungreja Cilacap, Sempat Oleng

Polisi mengungkapkan kronologi kecelakaan mobil pikap terguling di Kedungreja, Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (22/10/2023).

Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: mamdukh adi priyanto
ist/dok satlantas polresta cilacap
Personel Satlantas Polresta Cilacap melakukan olah TKP tergulingnya pikap pengangkut puluhan santri di Kedungreja, Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (22/10/2023). Kasatlantas Polresta Cilacap, Kompol Nunung Farmadi menuturkan, kecelakaan pikap yang mengangkut puluhan santri terjadi pada pagi sekitar pukul 08.45 WIB. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Polisi mengungkapkan kronologi kecelakaan mobil pikap terguling di Kedungreja, Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (22/10/2023).

Kasatlantas Polresta Cilacap, Kompol Nunung Farmadi menuturkan, kecelakaan pikap yang mengangkut puluhan santri terjadi pada pagi sekitar pukul 08.45 WIB.

Diketahui para santri yang berasal dari Ponpes Assa'idiyah ini akan menghadiri upacara peringatan Hari Santri.

Baca juga: Polresta Cilacap Bantah Korban Meninggal Pikap Terguling Bawa Santri 5 Orang

olah tkp polisi pikap terguling kedungreja cilacap
Personel Satlantas Polresta Cilacap melakukan olah TKP tergulingnya pikap pengangkut puluhan santri di Kedungreja, Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (22/10/2023).

Kecelakaan bermula saat pikap bernopol R-8377-MK ini melaju dari arah timur ke barat di Jalan Raya Kedungreja.

Pikap tersebut melaju dengan kecepatan tinggi yang membuat kendaraan tiba-tiba oleng ke arah kiri.

"Pada saat di TKP pikap mengalami oleng dan terguling, karena kecepatan tinggi terus penumpang juga banyak sekali," katanya kepada Tribunbanyumas.com

Setelah oleng, pikap terguling dan para penumpang terlempar dan berjatuhan ke bahu jalan.

Baca juga: Jumlah Korban Kecelakaan Pikap Terguling di Kedungreja Cilacap, Angkut Puluhan Santriwati

Menurutnya, total ada 31 santri yang menaiki mobil bak tersebut.

Kondisi lokasi kejadian tidak begitu ramai.

Kejadian berada di jalan kabupaten.

Bahkan, kata dia, lokasi kejadian tergulingnya pikap bukan tempat yang dikategorikan rawan kecelakaan.

"Jadi memang sebelum kejadian sudah oleng dulu.

Tapi TKP tidak rawan kecelakaan, karena itu jalan Kabupaten bukan jalur utama," ungkapnya.

Disebutkan Nunung, akibat kejadian itu, seorang santri meninggal dunia saat menjalani perawatan di Puskesmas Sidareja.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pikap Bawa Santriwati Terguling di Kedungreja Cilacap

Sementara untuk 30 korban lainnya saat ini masih dirawat di Puskesmas Kedungreja, Puskesmas Sidareja dan RS Aghisna Medika Sidareja.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved