Berita Jateng
Petani Wonosobo Ekspor Olahan Nanas dan Salak ke Kanada dan Amerika
Produk olahan buah nanas dan salak dalam bentuk keripik dari UMK Korporasi Petani Menara Pangan Desa diekspor ke Canada dan Amerika
Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Produk olahan buah asli Wonosobo berhasil menembus pasar internasional.
Produk olahan buah nanas dan salak dalam bentuk keripik dari UMK Korporasi Petani Menara Pangan Desa untuk pertama kalinya diekspor ke Canada dan Amerika.
Direktur Operasional PT Menara Pangan Indonesia, Danang Suwandono menyampaikan, produk ini mulai dilirik pasar global setelah mengikuti pameran di Vietnam.
Ekspor perdana kali ini baru mengirimkan produk olahan buah salak dan nanas dengan nilai 120 juta rupiah.
"Sementara MoU hari ini untuk tahun depan, ini untuk 2 kontainer ada nangka, salak, nanas, apel, pisang, dan baby nangka. Jadi ada 6 produk yang mau diekspor. Nilainya sekitar 600 juta ini untuk tahun depan," jelasnya.
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat memberikan semangat untuk pertama kalinya produk UKM mampu diekspor ke luar negeri.
Baca juga: Persijap Panen Sanksi, 2 Pemain Dilarang Bermain 6 Bulan Usai Kontra PSCS Cilacap
"Mudah-mudahan dengan pelepasan ekspor hari ini bisa menyemangati pelaku UKM lainnya. Kami undang para pelaku UKM dan petani biar ikut mendapat keberkahan," tuturnya kepada awak media, Senin (9/10/2023) sesuai acara Penandatanganan MoU dan Ekspor Perdana UMK Korporasi Petani Menara Pangan Desa Kabupaten Wonosobo ke Negara Canada.
Bupati berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat terus memberikan fasilitas guna meningkatkan produktivitas petani dan UKM.
Baca juga: Pratama Arhan Jawab Rumor Pindah ke Liga Korea Selatan: Ingin Banyak Pengalaman Main di Luar Negeri
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Supriyanto menjelaskan, keterlibatan pemerintah dalam proses ekspor sebuah produk sangatlah penting.
"Kami hampir 2 tahun pendampingannya mulai persiapan penanaman hingga pemasaran. Yang tidak kalah penting ialah kemauan dari petani. Ini sesuatu yang harus didukung pemerintah daerah," ucapnya.
Menurutnya, hal lain yang perlu diperhatikan dalam melakukan ekspor produk yakni kaitannya dengan kuantitas, kualitas, hingga kontinuitas. (ima)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Ekspor-petani-wonosobo.jpg)